Suara.com - Menteri Pertahanan sekaligus Presiden RI terpilih, Prabowo Subianto kini tengah menjalani masa pemulihan pasca melakukan operasi besar pada kaki kirinya. Hal ini terungkap dari unggahannya di Instagram @prabowo.
Dalam unggahan foto tersebut, Prabowo tampak menyambut kehadiran Presiden Jokowi ditemani oleh sang putra, Didiet Prabowo.
"Saya ucapkan syukur Alhamdulillah kepada Allah SWT beserta saya ucapkan terima kasih kepada tim dokter yakni Brigjen TNI Purn dr. Robert Hutauruk, Kolonel dr. Sunaryo, dr. Ssika Widayati, dibantu dengan dr. Thomas dan seluruh perawat serta para tenaga medis di RSPPN Sudirman atas keberhasilan tindakan operasi besar yang dilakukan kepada saya. Terima kasih kepada Presiden RI @jokowi yang sudah memberikan dukungan moril dan doa." tulis Prabowo dalam caption fotonya.
Pemulihan yang dijalani Prabowo pun membuatnya sementara harus menunda kegiatan-kegiatan kenegaraan sebelum akhirnya dinyatakan pulih oleh dokter dan tenaga medis. Pasca keluar dari rumah sakit, Prabowo pun langsung menghadiri upacara Hari Bhayangkara ke-78 di Monumen Nasional, Jakarta Pusat.
Tak hanya itu, Prabowo pun juga mengungkap soal alasannya menjalani operasi kaki. Lalu, apa sebenarnya penyebab dari operasi kaki yang dijalani Prabowo? Simak inilah selengkapnya.
Penyebab Prabowo jalani operasi kaki
Prabowo pun menjelaskan alasannya harus menjalani operasi besar yang penuh dengan resiko.
"Seperti sudah diketahui banyak pihak, saya pernah mengalami dua kali kecelakaan terjun payung saat masih bertugas di TNI pada tahun 80-an. Di kaki kiri saya, cidera ini selama ini masih sering saya rasakan," ungkap Prabowo dalam caption unggahan Instagramnya.
Menteri Pertahanan ini diketahui kerap mendapat kritik dari publik karena cara jalannya yang dianggap tidak biasa. Hal ini pun disebabkan oleh cidera berkepanjangan di kaki yang dialami Prabowo selama hampir 40 tahun terakhir. Ia pun memutuskan untuk menjalani operasi demi menyembuhkan cidera yang sudah diidapnya sejak lama.
"Saya sadar dan paham bahwa tindakan medis yang saya jalani sangat penuh dengan resiko dan pertaruhan dengan nyawa. Namun saya meyakinkan diri bahwa semua ini untuk negara dan bangsa," lanjut Prabowo.
Ia pun mengaku menyerahkan sepenuhnya kepada tim medis untuk bisa mengoperasi dan mengobati cidera kaki kirinya tersebut.
"Saya juga yakin tim dokter dan seluruh tenaga medis yang menanganinya pun handal serta profesional," ungkap Ketua Umum Gerindra tersebut.
Kini, Prabowo pun masih harus menjalani proses pemulihan sambil menjalankan tugasnya sebagai Menteri Pertahanan dan politikus.
"Insya Allah dengan kondisi sehat walafiat ke depan, saya semakin siap untuk berbakti dan mengabdi kepada negara dan rakyat Indonesia," tutup ayah dari Didiet Prabowo ini.
Kontributor : Dea Nabila
Berita Terkait
-
Berkumpul Titiek Soeharto Dan Didit, Foto Prabowo Ini Seakan Dihadiri Dua Presiden Lain
-
Prabowo Jalani Operasi Operasi Besar Kaki Kiri Bekas Cedera Terjun Payung
-
Terungkap! Prabowo Operasi Apa? Jokowi Langsung Jenguk Usai Tindakan Berisiko Tinggi
-
Prabowo Subianto Dijenguk Jokowi Usai Operasi Kaki, Berapa Lama Perlu Masa Pemulihan?
-
Rudy Susmanto Yakinkan DPP Gerindra Bisa Tunjuk Sastra Winara Maju di Pilkada Aceh: Bakal Beri Kejutan
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Viral Diskriminasi WNI di Bali, Imigrasi Larang 2 WNA Penyelenggara Event Lari Masuk Indonesia Lagi
-
Harga Kebutuhan Naik, Gaji Tetap: Realitas Daya Beli yang Kian Menurun
-
Arsenal Siapkan Strategi Khusus Datangkan Julin Alvarez, Viktor Gyokeres Jadi Opsi Tukar?
-
Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
-
Ulasan Novel Kado Terbaik: Potret Haru Perjuangan Anak Jalanan
-
Qualcomm Siapkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 Versi Murah, Akhiri Era HP Flagship Mahal?
-
Prabowo Guyur Insentif Baru, Bea Masuk Impor MRO dan LPG Dipangkas Jadi 0%
-
Momen Febrie Adriansyah Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
The Da Vinci Code: Misteri, Simbol, dan Sejarah yang Memancing Rasa Penasaran
-
Heboh Kasus Pencabulan Anak SD Yatim Piatu di Sumut, Guru ASN Wajib Disanksi Berat jika Terbukti