Suara.com - Generasi Z dan milenial seringkali menghadapi tantangan unik dalam mengelola keuangan mereka, terutama di tengah perkembangan teknologi dan informasi yang pesat.
Untuk itu, literasi keuangan bagi generasi muda menjadi hal penting yang perlu didapatkan. Siti Komara, pakar manajemen keuangan, mengatakan memberikan wawasan dan panduan praktis untuk membantu Gen Z dan milenial merencanakan keuangan mereka adalah hal yang efektif.
Terlebih di era digital seperti saat ini, generasi muda telah memiliki kemudahan akses dan pengelolaan keuangan. Jika tidak dimanfaatkan dengan maksimal, hal tersebut justru bisa menjadi bumerang tersendiri.
Kini mengakses dan mengelola rekening bank, melakukan pembayaran tagihan, atau mentransfer uang sudah dengan lebih efisien melalui perangkat smartphone atau komputer. Bahkan instrumen investasi pun sudah bisa didapatkan hanya dari genggaman.
Namun, yang perlu dipahami adalah mengenali dan menghindari potensi risiko, mulai penipuan online atau kebocoran data pribadi sehingga dapat mengambil tindakan preventif untuk melindungi informasi keuangan.
Untuk itulah baru-baru ini, STAI Kuningan kembali mengadakan webinar nasional bertema "Tips Jitu Merencanakan Keuangan untuk Gen Z dan Milenial".
Digelar pada Sabtu (17/2/2024) melalui Zoom Meeting, acara ini menarik perhatian lebih dari 200 peserta dari berbagai kalangan. Dalam acara tersebut Siti Komara yang Wakil Ketua 1 STAI Kuningan, membagikan berbagai tips praktis dan strategi keuangan yang relevan bagi generasi muda di era digital.
"Perencanaan keuangan, pentingnya menabung dan investasi, hingga strategi mengelola utang adalah hal yang kini perlu ditekankan bagi generasi muda," ujar dia.
Webinar ini sendiri diharapkan dapat menjadi panduan praktis bagi generasi muda dalam mengelola keuangan mereka dengan lebih bijak dan efektif, sehingga mereka dapat menghadapi tantangan finansial di masa depan dengan percaya diri.
Dengan menguasai literasi keuangan digital, generasi muda juga akan memiliki keunggulan dalam menghadapi tantangan keuangan di masa depan.
Peningkatan keterampilan ini tidak hanya membantu mengelola keuangan pribadi secara lebih efisien, tetapi juga membuka peluang untuk meraih tujuan keuangan jangka panjang, seperti mempersiapkan dana pensiun atau membeli properti.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
Terkini
-
4 Rekomendasi Skincare Viva Cosmetics Penghilang Dark Spot, Harga Murah Meriah
-
Arab Saudi Puasa Tanggal Berapa? Indonesia Tetapkan 1 Ramadan 1447 H pada 19 Februari 2026
-
Kapan Sholat Tarawih Pertama 2026? Muhammadiyah dan Pemerintah Resmi Beda Waktu Mulai
-
7 Pilihan Sepeda Lipat Rp500 Ribuan yang Bisa Masuk KRL, Murah Rangka Kuat
-
3 Doa Buka Puasa Ramadan Shahih, Kapan Waktu Mustajab Membacanya?
-
Rekomendasi Menu Sahur Kenyang dan Sehat dari Dokter Tirta, Biar Gak Cepat Lapar!
-
Air Wudhu Tidak Sengaja Tertelan saat Puasa, Bagaimana Hukumnya?
-
5 Pilihan Merek Kurma Tanpa Gula Tambahan: Manis Alami dan Lebih Sehat
-
Link Resmi Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 1447 H, Awal Puasa Segera Diumumkan!
-
The Art of Manifesting: Kenapa Gen Z Butuh Self-Care?