Suara.com - Tidak terlahir dari keluarga kaya, membuat Inul Daratista menempuh jalan berliku untuk sesukses sekarang. Karena itu, meski kini sudah menjadi pedangdut papan atas ia tak lupa berbagi ke orang yang membutuhkan, termasuk pengamen.
Pengalaman akan masa-masa sulit saat memulai karir membuat Inul selalu berusaha untuk berbagi. Terlebih ia memang pernah mengambil pekerjaan ngamen di cafe dari malam sampai dini hari, dengan bayaran tak seberapa.
"Kerja zaman dulu di kafe dangdut berangkat jam 8 malam pulang jam 2 pagi bayaran cuma Rp20 ribu," ujar Inul Daratista, dikutip dari kanal YouTube SelebTubeTV, Sabtu (20/7).
Sehingga saat melihat pengamen, ia jadi terkenang masa-masa susah itu. Oleh karena itu, ia mengaku selalu menyiapkan uang tunai di dalam tasnya untuk diberikan kepada pengamen yang ditemui.
Kebiasaan ini menjadi bentuk empati Inul terhadap mereka yang berjuang di jalanan. "Emang aku di dompet itu selalu ada uang segepok, ya itu fungsinya kalau ada orang ngamen, orang minta, itu nggak bisa nggak ngasih," terangnya.
Kebiasaan berbagi pada pengamen ini juga ia tularkan kepada anaknya. Sejak dini, ia mengajarkan sang anak untuk tidak pelit membantu orang yang kurang beruntung.
Dengan cara itu, Inul berharap anaknya tumbuh dengan sifat yang peduli dan dermawan, mengikuti teladan orangtua.
"Dulu aku tuh anak masih kecil, di jalan ada pengamen atau pedagang asongan, aku suruh dia kasih uang. Jadi anakku contoh sifat ibu bapaknya," beber wanita berusia 45 tahun itu.
Untuk nominal uang yang disiapkan rupanya cukup besar. Inul mengaku selalu menyiapkan uang tunai Rp10 juta di dompetnya untuk dibagikan kepada pengamen atau pengemis.
Baca Juga: 4 Publik Figur Pernah Berseteru dengan Rhoma Irama, Terkini Bahar bin Smith
Biasanya uang itu bisa habis satu atau dua hari, atau tergantung kebutuhan. "Rp10 juta. Ya ini untuk antisipasi aja kalau perlu-perlu, kalau ketemu pengamen atau pengemis. Selalu harus ada," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
- 5 HP Infinix Termurah dengan Fitur NFC yang Canggih, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
5 Sunscreen Spray SPF 50 Terbaik yang Bisa Kamu Gunakan
-
Strategi Atur Napas Finansial: Mengapa Pria Usia 30-an Kini Lebih Hobi Pakai Paylater?
-
Bukan Cuma Tabungan, Ini Alasan Asuransi Wajib Masuk Rencana Masa Depan
-
7 Sepatu Lokal Sekelas Nike dan ASICS, Fleksibel Buat Jalan Jauh dan Lari
-
5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
-
Lupakan Sandal Berat! Ini Tren Alas Kaki Cloud-Walking yang Bakal Dominasi Musim Panas 2026
-
Siap-siap Cuan, 5 Shio Bakal Hoki Besar Besok Minggu 12 April 2026
-
Ironi Slogan Berakhlak Mulia Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo
-
Tren Fashion 2026: Siluet Longgar Jadi Andalan, Ini Cara Bikin Outfit Simpel Terlihat Statement
-
Daftar Kepala Daerah Kena OTT KPK di 2026, Terbaru Bupati Tulungagung