Suara.com - Kabar tak mengenakkan baru saja datang dari Fujianti Utami. Pasalnya, mantan Thariq Halilintar ini menjadi korban pelecehan seksual saat sedang mengikuti event lari di Kendari.
Tak tinggal diam, Fuji langsung speak up di Instagram dan meminta penggemarnya agar tidak bertindak berlebihan. Lantas, bagaimana mulanya tragedi ini bisa terjadi? Berikut fakta-faktanya.
1. Kronologi Fuji kena pelecehan
Kejadian ini bermula saat Fuji menjadi bintang tamu dalam acara Sultra Fun Run 2024 yang diadakan di area Eks MTQ Kendari, Sulawesi Tenggara pada hari Minggu (4/8/2024).
Tentu saja warga di sekitar sangat antusias saat menyambut Fuji, sampai-sampai ada segerombolan ibu–ibu yang menariknya. Tak hanya itu, rupanya ada pula tangan berusaha memegang dadanya yang kemudian membuat Fuji terkejut.
“Sebenarnya aku seneng kalau ramai, terus pada antusias. Tapi please jangan pegang t** gua. Siapa tuh yang pegang t*** gua, ah!,” teriak Fuji.
Usai menyampaikan amarahnya, beberapa kamera rupanya mendapati bahwa Fuji sampai menangis.
2. Fuji bagikan cerita ke Instagram
Untuk memperingatkan penggemarnya, Fuji pun mengunggah video detik-detik pelecehan tersebut terjadi.
Baca Juga: Siapa Sosok Pelaku Pelecehan Seksual Fuji Saat Event Lari di Kendari?
“Jangan pegang-pegang atau deket-deket sama area vital atau sensitif, aku lebih baik digebukin deh, sumpah,” tulis Fuji di story exclusive Instagram pribadinya.
Dalam video tersebut juga terlihat bahwa Fuji sampai ditarik oleh segerombolan ibu-ibu saat baru saja mencapai garis finish.
3. Disalahkan warganet
Sayang seribu sayang, beberapa warganet yang membaca kisah Fuji justru menyalahkan tante dari Gala Sky tersebut karena pakaiannya.
“Ironis banget sih komennya. Kenapa ya sering banget korban pelecehan tuh selalu dipojokkin? Disalahkan soal pakaianlah, dijadiin becandaan," tulis Fuji.
Saking murkanya, adik dari Fadly ini pun menuliskan kata-kata kasar.
Berita Terkait
-
Siapa Sosok Pelaku Pelecehan Seksual Fuji Saat Event Lari di Kendari?
-
Beda Kelas Sepatu dari Fuji vs Aaliyah Massaid buat Thariq Halilintar, Ada yang Kasih Barang Limited Edition!
-
Beda Selera Sandal Hermes Fuji dan Aaliyah Massaid, Harganya Terpaut Jauh bak Gajah Semut?
-
Fuji Kaya Mentereng Gegara Instagram, Sekali Posting Insta Story dapat Puluhan Juta dalam Sehari?
-
Alasan Haji Faisal Tak Desak Anak-anaknya Buat Cepat Menikah
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?