Suara.com - Dalam beberapa waktu belakangan, istilah "healing" semakin populer di kalangan masyarakat, terutama anak muda. Healing sering kali diidentikkan dengan aktivitas liburan dan bersenang-senang sebagai bentuk hiburan dan pemulihan diri. Salah satu komunitas yang lahir dari semangat ini adalah Sobat Healing.
Kisah ini dimulai dari Bintang PD, yang kini dikenal sebagai pendiri Sobat Healing. Setelah mengalami patah hati, Bintang memutuskan mencari pelarian dengan mendaki gunung. Pada saat itulah ia pertama kali bertemu dengan Hana Lesmana, yang kemudian ikut mendirikan komunitas ini.
“Kami sebenarnya sama-sama belum pernah bertemu di dunia nyata. Kami teman TikTok yang sama-sama patah hati. Aku milih untuk naik ke gunung, dan Hana pengen ikut. Karena enggak ingin awkward, jadi kami mengajak lebih banyak orang melalui media sosial,” kenang Bintang.
Pertemuan pertama mereka di sebuah curug di Sentul bersama 20 orang lainnya. Meskipun jumlahnya tidak banyak, kebersamaan ini memberikan makna mendalam.
“Kami belum memiliki nama saat itu. Pertemuan tersebut membuka mata kami akan kebutuhan sebuah komunitas yang memiliki visi dan misi yang sama,” tambah Bintang.
Sobat Healing terus berkembang pesat, menjadi safe place atau tempat aman bagi banyak orang yang mencari pelarian sejenak dari rutinitas. Dengan latar belakang yang serupa, anggota komunitas ini menemukan kebahagiaan dan persahabatan mereka di Sobat Healing.
“Awalnya kami tidak memikirkan nama. Saat itu aku pernah ikut kegiatan Sobat Sunday, sebuah trail running di gunung-gunung di Jawa Barat. Dari sana, kami mulai berpikir untuk membentuk komunitas ini,” ujar Bintang.
Komunitas ini menawarkan beragam aktivitas menarik, mulai dari mendaki gunung, rafting, camping, hingga aktivitas indoor seperti mengunjungi KidZania dan theme park.
Mereka juga mengadakan kegiatan sosial, seperti berkolaborasi dengan TransJakarta untuk mengadakan buka puasa bersama anak-anak marjinal di Bundaran HI.
Baca Juga: Lawan Bullying, Komunitas RETAS Usung Program Aksi Merangkul Harmoni Sekolah
“Konsep kami sederhana, selalu memberikan nuansa berbeda dan itu alhamdulillah sukses,” kata Bintang.
Saat ini, Sobat Healing memiliki sekitar 30 ribu pengikut di media sosial, dengan 12 ribu anggota aktif yang tersebar di Jabodetabek, Bandung, dan Jogja.
“Kami ingin lebih fokus pada kegiatan offline. Kami memiliki 12 grup WhatsApp dengan lebih dari seribu anggota, tetapi kami merekomendasikan komunikasi secara langsung,” jelas Bintang.
Keanggotaan Sobat Healing sangat terbuka dan fleksibel. Siapa pun bisa bergabung dalam kegiatan mereka tanpa perlu mendaftar sebagai anggota resmi. Tiket untuk kegiatan mereka bisa berupa tiket berbayar atau gratis, tergantung pada acara yang diadakan.
“Harapan kami adalah dapat mengajak teman-teman bermain bersama di seluruh Indonesia, bahkan dunia. Kami ingin Sobat Healing bukan hanya menjadi komunitas lokal, tetapi juga komunitas global,” tutup Bintang dengan penuh semangat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Bangkit Berkat Huntara, Warga Agam Kini Kembangkan Usaha Berbasis Potensi Lokal
-
SMP dan SMA Sekolah Tumbuh Gandeng Neon Bit Kembangkan Pembelajaran Coding dan Robotik
-
4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
-
Fakta Ilmiah Cara Sabun Membersihkan Baju dari Noda Membandel
-
BREAKING NEWS: Peringatan Tsunami di Flores Usai Gempa 7,0
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun