Suara.com - Festival Lingkungan, Iklim, Kehutanan dan Energi Baru Terbarukan atau Festival LIKE 2 resmi dibuka oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Menteri LHK), Siti Nurbaya Bakar di JCC Senayan, Jakarta. Festival yang berlangsung pada tanggal 8 Agustus 2025 hingga 11 Agustus 2024 ini mengambil tema ‘10 Tahun Kerja untuk Sustainabilitas’.
Sesuai dengan temanya, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar, dalam acara pembukaan, mengatakan pentingnya keberlanjutan untuk menjaga kelestarian lingkungan. Ia mengungkapkan pihaknya telah menjalankan kegiatan maupun kebijakan dalam upaya perbaikan operasional lapangan atau corrective action. Hal itu dilaksanakan dengan penyelesaian masalah dengan cara baru atau inovasi penyelesaian masalah baru dan peningkatan kinerja.
“Kontinuitas dan konsistensi seperti ini sangat penting dalam upaya kita meyakini publik, meyakini masyarakat Indonesia, juga meyakini dunia internasional dalam kaitan isu global pada aspek lingkungan dan iklim. Festival LIKE 2 ini juga berorientasi road to COP 29 UNFCCC di Azerbaijan yang berlangsung pada bulan November. Festival ini penting untuk memaknai langkah bersama baik melalui langkah kebijakan dalam merespons tantangan lingkungan dan iklim serta pembinaan dan hubungan masyarakat,” ujar Siti.
Lalu, apa saja yang dapat ditemukan di festival ini? Dalam laporannya, Dirjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan KLHK, Sigit Reliantoro mengatakan terdapat rangkaian kegiatan berupa talkshow kinerja KLHK, pencapaian teknologi ramah iklim sebanyak 53 sesi, penghargaan kepada 82 tokoh akademisi, media, komunitas, pemerintahan daerah dan dunia usaha yang telah bermitra dengan KLHK, kemudian pameran dari 57 booth baik dari unsur pemerintah, organisasi internasional, kementerian lembaga, dan komunitas lingkungan.
Selain itu terdapat pula lomba generasi muda, lomba karya tulis yang menjaring 2.090 peserta dari 605 sekolah seluruh Indonesia, lomba video lingkungan dan konsep pemeliharaan lingkungan yang diikuti 843 peserta dari 214 SMA sederajat dan perguruan tinggi, debat lingkungan bahasa Indonesia pelajar SMA sederajat dari 1.176 peserta dari dari 336 sekolah, pidato bahasa Inggris tingkat SMA 784 peserta dari 498 sekolah debat lingkungan bahasa Inggris untuk mahasiswa 309 dari 48 perguruan tinggi.
“Kami juga menyediakan layanan untuk konsultasi layanan publik KLHK ada 26 jenis layanan yang akan melayani 2.020 orang untuk konsultasi. Kami juga menggerakkan komunitas untuk jalan gerak bersama I Like Walk yang terdiri dari 5.000 peserta, dan I Like Gowes sebanyak 5.050 peserta, dan Fun Riding dengan menggunakan kendaraan konversi dari bensin menjadi
listrik sebanyak 297 peserta,” ujar Sigit, mengutip dari keterangannya, Jumat (9/8/2024).
Untuk memberikan kemudahan kegiatan pemulihan lingkungan dan ekonomi sirkular, presiden akan meluncurkan akses layanan dana masyarakat di hari kedua yang diharapkan mampu memberdayakan masyarakat dan menciptakan kolaborasi sosial yang lebih besar dan berkelanjutan.
Dana masyarakat dikelola oleh Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) yang dapat diakses melalui website BPDLH untuk melakukan pengajuan. Kepala BPDLH Damayanti Ratunanda menyampaikan dana ini ditujukan untuk masyarakat yang telah memiliki program lingkungan atau berinisiasi membuat kelompok yang peduli lingkungan diantaranya, penerima kalpataru, green leader, sekolah adiwiyata, hingga sekolah peduli lingkungan.
“Layanan dana masyarakat untuk lingkungan bertujuan untuk memberikan kemudahan akses pendanaan bagi masyarakat untuk berkontribusi dalam target capaian Indonesia untuk mengurangi gas emisi rumah kaca. Selain itu menciptakan lingkungan hidup yang bersih dan sehat, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” paparnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
Terkini
-
Apa Sanksi bagi Penerima Beasiswa LPDP yang Tidak Pulang ke Indonesia?
-
Micellar Water Boleh Dipakai 3 Kali Sehari? Ini 7 Rekomendasi Aman Mulai Rp20 Ribuan
-
Gagal War Tukar Uang Baru di PINTAR BI? Ini Tips dan Panduan Lengkapnya
-
Viral di Jepang, Kini Tendon Premium Legendaris Ini Bisa Dinikmati di Indonesia
-
Bosan Mudik Saja? Intip 3 Destinasi Wisata Alam Paling Hits untuk Libur Lebaran 2026
-
7 Beasiswa Fully Funded yang Tidak Wajib Pulang ke Indonesia, Alternatif LPDP
-
Dwi Sasetyaningtyas Lulusan Apa? Viral Alumni LPDP Ogah Anaknya Jadi WNI
-
Cara Dapat Beasiswa LPDP seperti Dwi Sasetyaningtyas, Lengkap dengan Syarat dan Trik Jitu Biar Lolos
-
8 Rekomendasi Skincare Pencerah Wajah di Apotek Farmaku Mulai Rp30 Ribuan
-
Gurita Bisnis Dwi Sasetyaningtyas, Suami Disanksi Kembalikan Dana Beasiswa LPDP