Suara.com - Ahli fesyen Sonny Muchlison memberikan pendapatnya tentang gaya busana dua influencers muda yang belakangan kerap dibandingkan, yakni Fujianti Utami Putri dan Aaliyah Massaid.
Dilihat di tayangan kanal YouTube STARPRO Indonesia, Sonny mengingatkan bahwa pakaian adalah wujud komunikasi seseorang kepada dunia. “Jadi ada orang yang berpakaian untuk mengomunikasikan kepada orang, ‘Ini lho saya’. Jadi bukan sekadar pengin dandan bagus, mahal, tidak,” ungkap Sonny seperti dilihat pada Minggu (11/8/2024).
Dengan kata lain, bagaimana persepsi seseorang terhadap gaya fesyen orang lain sangat ditentukan dari bagaimana cara orang tersebut mempresentasikan busana yang dikenakan.
Karena itulah, attitude dan tindak-tanduk juga tak kalah menentukan penilaian gaya busana seseorang. Hal itu yang kemudian ditekankan Sonny kala menilai gaya busana Aaliyah dan Fuji yang sama-sama digandrungi banyak anak muda.
“Mungkin yang dilihat tinggi dan pendeknya seseorang. Aaliyah lebih tinggi dibanding sama Fuji. Aaliyah lebih banyak senyum dibanding sama Fuji. Itu namanya attitude, manners, ekspresi, jadi tidak mungkin dilihat dari sekadar hanya berpakaiannya saja,” tutur Sonny.
“Jadi kalau kita mau lihat adalah melihat bagaimana seseorang membawakan pakaian itu. Jelek cakepnya seseorang tidak didasarkan atas bagaimana dia memiliki pakaian yang bagus atau mahal, tapi pantas atau tidaknya seseorang mengenakan,” sambungnya.
Sonny lalu memuji proporsi tubuh Aaliyah yang memang lebih tinggi, bahkan jika dibandingkan dengan Thariq Halilintar sang suami. Diakui atau tidak, proporsi tubuh yang tinggi memang memberikan keuntungan salah satunya membuat pakaian menjadi terlihat lebih indah saat dikenakan.
“Itu membuat Aaliyah memakai apapun nampak lebih enak dipandang ketimbang Fuji yang mungil. Tetapi kalau seorang Fuji mengerti bagaimana cara berpakaian dengan baik, maka dia akan tampak lebih menarik dibanding dengan Aaliyah,” jelas Sonny.
“Jadi jangan melihat cakep atau tidaknya, itu sangat intimidatif dan tidak layak disampaikan, karena cantik atau tidaknya seseorang (tergantung pada) bagaimana membawakan pakaiannya dengan attitude dengan manners yang bagus, bukan karena mahalnya, atau dia lebih cantik atau lebih jelek,” pungkasnya.
Baca Juga: Tanggapi Konten Soal Tuduhan Vanessa 'Hamidun', Postingan Terbaru Atta Dinyinyiri Netizen
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Terpopuler: Top 5 Sepatu Recovery Run Lokal, Cara Nonton Piala Dunia 2026 lewat MAXStream TV
-
5 Shio Paling Beruntung 13 Juni 2026: Panen Rezeki dan Peluang Emas di Akhir Pekan
-
Bukan Sekadar Teknologi, AI Ternyata Juga Bisa Tingkatkan Kualitas Hidup Manusia
-
Banyak Inovasi Mahasiswa Mandek di Kampus, Ini Caranya Supaya Bisa Jadi Bisnis
-
Bikin Nobar Makin Seru, Saat Es Krim Jadi Teman Menikmati Pertandingan Piala Dunia
-
Rumus Skincare Malam untuk Atasi Keriput ala dr. Inez Putri, Lengkap dengan Rekomendasi Produknya
-
Rahasia Billy Davidson Menjaga Work-Life Balance di Tengah Jadwal Syuting yang Padat
-
Tips Skincare Pagi untuk Kulit Keriput dari Dokter, Simak 3 Rekomendasi Produknya!
-
JYS 2026 di Osaka Umumkan Pemenang, Pemuda Dunia Berinovasi dan Berkolaborasi
-
Japan Youth Summit 2026: Pemuda Dunia Berinovasi Lewat Proyek dan Cultural Exchange