Suara.com - Psikolog Lita Gading turut buka suara terkait permasalahan Atta Halilintar yang kini ramai dinilai kembali mengungkit masalah mendiang Vanessa Angel.
Dikutip dari unggahan di Instagram-nya pada Senin (12/8/2024), awalnya Lita Gading secara tersirat mempertanyakan tujuan Atta Halilintar mengungkit masalah ini.
"Belum selesai masalah sindir-menyindir, sekarang mengungkit-ungkit masalah orang yang sudah almarhum. Aduh, ampun. Enggak tahu ya tujuannya apa sih Atta?" kata Lita Gading.
Lita Gading lantas mengingatkan bahwa sekarang Atta Halilintar merupakan seorang publik figur yang memiliki banyak pengikut di media sosial.
Oleh karena itu, tak sepantasnya suami Aurel Hermansyah ini kembali mengungkit masalah tentang seseorang yang sudah meninggal dunia.
"Kamu itu seseorang yang punya banyak followers lho, banyak dicintai kamu itu. Kenapa mesti harus mengungkit-ungkit masalah yang lalu, apalagi ini sudah almarhum," terang Lita Gading.
Lita Gading mengujarkan jika mengungkit aib orang yang sudah meninggal adalah perbuatan tidak baik. Pasalnya, seharusnya orang yang sudah wafat didoakan.
"Enggak baik lho menceritakan aib seseorang apalagi sudah meninggal. Selayaknya orang yang sudah meninggal itu didoakan, dikenang hal-hal yang baiknya," ungkap Lita Gading.
Psikolog ini kemudian menegur Atta Halilintar agar menjadi bisa menjadi contoh yang baik bagi para pengikutnya. Apalagi anak sulung Geni Faruk ini sudah pernah beribadah haji.
Baca Juga: Deretan Kontroversi Atta Halilintar: Konten Ditegur KPAI hingga Blunder soal Mendiang Vanessa Angel
"Seharusnya Atta ini menjadi figur yang harus kita contoh, karena pertama dia seorang content creator yang sangat kreatif, juga mempunyai harta yang banyak," kata Lita Gading.
"Followers yang cukup banyak, dia pun juga taat beribadah, sudah haji, dan sebagainya. Seharusnya benar-benar menjadi panutan untuk semua followers-nya," imbuhnya.
Lebih lanjut, Lita Gading terang-terangan menyebut tindakan Atta Halilintar masih kekanak-kanakan lantaran kembali mengungkit masalah Vanessa Angel.
"Jangan seperti ini mengungkit-ungkit atau membicarakan orang. Jadi kayak kesannya kamu childish gitu. Tahu enggak childish itu apa? Sifat kekanak-kanakan," terang Lita Gading.
"Niat kamu mungkin baik, tapi tidak ada baiknya menceritakan orang yang sudah almarhum itu aja yang harus digarisbawahi," lanjutnya.
Lita Gading pun turut mengujarkan jika bapak 2 anak ini tidak memiliki hak untuk kembali membicarakan masalah orang sudah meninggal dunia.
"Lagian juga enggak ada hak kamu mengungkit masalah pribadi orang lain gitu lho. Yang berhak itu keluarganya, orang tuanya," terang Lita Gading.
"Kamu mau mengingatkan apa ke khalayak ramai? Kan enggak ada, esensinya itu enggak masuk," tandasnya.
Berita Terkait
-
Deretan Kontroversi Atta Halilintar: Konten Ditegur KPAI hingga Blunder soal Mendiang Vanessa Angel
-
Kronologi Atta Halilintar Repost Vanessa Angel Hamil Duluan: Tuai Hujatan, Ternyata Salah Paham?
-
Singgung Vanessa Angel Nikah Usai Hamil Duluan, Haji Faisal Balas Atta Halilintar: Maksudnya Apa?
-
Jejak Digital Mendiang Vanessa Angel soal Tudingan Hamil Duluan, Netizen: Atta Gak Perlu Bela
-
Atta Halilintar Kehilangan Jutaan Followers, Padahal Penghasilannya dari Instagram Capai Dua Digit Per Postingan
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas