Suara.com - Kediri menjadi salah satu daerah yang dianggap menakutkan bagi para pemimpin maupun calon pemimpin. Mereka yang datang ke sana disebut bakal lengser usai mengunjungi kota yang ada di Jawa Timur itu.
Presiden Jokowi sendiri belum pernah berkunjung ke Kediri selama 10 tahun kepemimpinannya. Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung sempat melarang orang nomor satu di RI ini datang ke Kediri.
Pernyataan ini disampaikan Pramono di depan kiai sepuh pengasuh Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadien, Lirboyo. Lantas, ada apa sebetulnya di Kediri? Mengapa presiden sampai tidak berani berkunjung ke sana?
Ada Apa di Kediri?
Berdasarkan penelusuran Kisah Tanah Jawa, Kediri berasal dari kata "Ke" dan "Diri" yang berarti diri sendiri atau jati diri. Jika menggunakan penutup apapun, pasti akan terungkap juga aslinya. Jadi, kepura-puraan bisa dengan mudahnya terungkap di sana.
Sebuah legenda menceritakan soal sendang yang menjadi tempat untuk Prabu Jayabaya menyucikan diri. Sebelumnya tempat ini dipakai untuk Keputren, tempat bagi putri-putri Raja dan Permaisuri bersuci.
Di sendang itu terdapat pohon beringin yang disebut dengan "Ringin Sembilan." Awalnya, sebanyak 9 pohon beringin ditanam berdekatan dan tumbuh menyatu. Menurut penuturan juru kunci, di sana banyak pusaka.
Pusaka yang berada di sana bukan sembarangan. Konon katanya, apabila ada yang diberikan wangsit untuk membawa salah satu pusaka dari sana, maka orang tersebut akan mendapatkan sebuah jabatan di negara.
Di sisi lain, Kediri adalah cikal bakal "nagari" yang kelak akan menjadi Nusantara, yakni Kerajaan Kediri. Disebutkan bahwa Kerajaan Medang Kamulang berpindah ke Jawa Timur untuk bergabung menjadi Kerajaan Kediri.
Baca Juga: Fakta Menarik Jelang Persik Kediri vs Malut United di BRI Liga 1: Ambisi Menang Laskar Kie Raha
Menurut mitos dari Juru Kunci setempat, alasan presiden takut berkunjung ke Kediri adalah karena daerah tersebut yang punya mahkota. Dengan kata lain, jika presiden ke sana, dianggap mengembalikan mahkota.
Sementara itu, memang ada beberapa penuturan populer soal kutukan bagi pemimpin yang memasuki Kediri. Contohnya yang dituliskan dalam Babad Kadhiri, di mana musuh akan kalah jika menyerang lebih dulu.
Adapun maknanya, jika presiden berani datang ke Kediri justru akan berada di posisi rawan. Dengan kata lain, ia bakal diserang oleh musuh maupun lawan politiknya. Lalu, ada pepatah dari Kalingga soal pemimpin.
Kutukan itu berbunyi "Siapa kepala negara yang tidak suci benar masuk wilayah Kediri, maka ia akan jatuh". Hal ini pun ramai dibahas dan menilai Jokowi penuh dosa sehingga takut tak lagi menjadi penguasa jika ke Kediri.
Anggota Tim Pokok Pikiran Kebudayaan (PPKD) Kota Kediri, Imam Mubarok alias Gus Barok membenarkan kutukan itu. Ia menyebutkan memang ada mitos perihal Kediri dan kejatuhan seorang pemimpin.
"Bunyinya (kutukan itu) bahwa siapa kepala negara yang tidak baik, tidak berbuat baik, maka dia akan runtuh. Itu cerita yang berkembang di masyarakat, folklor. Tapi lagi-lagi kembali pada keyakinan masing-masing," beber Gus Barok.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Waspada Skincare Ilegal! Ini 3 Cara Mudah Cek BPOM Kosmetik Asli atau Palsu
-
6 Pasang Zodiak Paling Cocok Jadi Couple, Nyambung dan Serasi!
-
4 Parfum Marina di Indomaret untuk Aktivitas Harian, Wanginya Awet dan Harganya Terjangkau
-
Menyimpan Daging Kurban di Kulkas Apakah Harus Dicuci Dulu? Ini Cara yang Tepat
-
5 Sepatu Lokal untuk Trail Running, Nyaman Dipakai di Medan Alam
-
Apa Itu Merkuri, Hidrokinon, Asam Retinoat, dan Deksametason? Ini Bahayanya untuk Kulit
-
6 Lipstik Murah yang Cocok untuk Bibir Kering, Harga Mulai Rp17 Ribuan
-
Bagaimana Cara Cek Skincare BPOM? Ini Langkah Mudah dan Daftar 11 Produk yang Ditarik
-
6 Rekomendasi BB Cream untuk Usia 40 Tahun ke Atas dari Brand Lokal
-
4 Rekomendasi Cushion untuk Menutup Tanda Lahir, Full Coverage Tahan Seharian