Suara.com - Cuitan lawas Ridwan Kamil dan Anies Baswedan mulai dikuliti warganet, sebab keduanya disebut-sebut bakal mencalonkan diri sebagai Gubernur Jakarta di Pilkada 2024.
Sama-sama diduga bakal mencalonkan diri jadi orang nomor 1 di Jakarta, rupanya Ridwan Kamil dan Anies punya selera berbeda dalam bermedia sosial. Dalam hal ini, warganet membuka cuitan-cuitan lawas Anies dan Ridwan Kamil pada tahun 2011.
Hal ini tampak dalam unggahan akun X @strategi_bisnis. "Perbandingan jejak digital 14-an tahun yg lalu antara anies dan RK. Yang satu bicara pendidikan di pelosok nusantara. Yang satunya bicara soal kutang nenek," tulis akun X @strategi_bisnis yang dikutip pada Senin, (16/8/2024).
"Kelasnya kok beda jauh ya," imbuhnya.
Pada tangkapan layar yang dibagikan akun tersebut, Anies tampak banyak bercuit tentang pendidikan pada 2011. Anies tampak membagikan pemberitaan tentang kisah pengajar muda, siswa yang tak mampu bayar seragam, hingga pendidikan di pelosok Maluku.
Berbeda dengan Anies, pada tahun yang sama Ridwan Kamil tampak bercuit tentang keripik bernama Kutang Janda, kutang nenek sebagai tempat penyipanan uang, dan lain sebagainya.
"Jejak digital tak mungkin hilang. Kalau mau lacak jejak digital Anies sejak 15 tahun lalu ya isinya gak ada yg aneh. Semua tentang visi pemerataan pendidikan," ungkap akun @strategi_bisnis.
"Kalau jejak digital RK, isinya banyak yang absurd, banyak bertebaran di lini masa," imbuhnya.
Diketahui Ridwan Kamil baru jadi Wali Kota Bandung pada 2013. Hal ini membuatnya belum banyak melakukan pencitraan di media sosial pada tahun 2011.
Baca Juga: Sepak Terjang Rano Karno, Calon Wakil Gubernur Anies Baswedan dari PDIP di Pilkada DKI Jakarta 2024
"Tahun 2010-an saat dia jadi arsitek, ya isi twitnya random banget. Twit random gaya bohemian yg asal njeplak. Dari sisi marketing, twit2 lama RK sangat jadi bumerang," ungkap akun @strategi_bisnis.
"Agak telat bagi RK buat hapus twit lama dia yng sangat problematik. Teamnya kurang gercep. Dia lupa kali dulu twittrnya penuh dengan twit absurd. Banyak twit dia juga hina Jakarta," timpalnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Pemain Liga Inggris Rp596 M Punya Nenek Kelahiran Semarang, Bisa Dinaturalisasi?
-
Indonesia-Thailand Luncurkan Roadmap Kemitraan Strategis 2026-2030
-
Review Home School: Saat Belajar di Sekolah Tak Harus Lewat Buku Pelajaran
-
18 Bank Segera Bangkrut, Ini Bocoronnya
-
XL Ultra 5G+ Rebut Takhta Jaringan Terbaik di Indonesia, Kecepatan Tembus 500 Mbps!
-
7 Sisi Gelap Zodiak Scorpio Saat Marah dan Cemburu, Emosinya Sulit Ditebak
-
Kemiren Lawan Komersialisasi Budaya Lewat Wirausaha UMKM Berkelanjutan
-
Hino Indonesia Perkuat Kolaborasi Pendidikan Vokasi di GIIAS 2026
-
Dua Kabar Baik untuk Bulog: Margin Fee Naik dan Bunga Kredit Turun, Laba Diproyeksi Rp1,14 Triliun
-
Rapor Merah Timnas Indonesia Usai Dipecundangi Vietnam: Finishing Buruk, Pertahanan Bocor