Suara.com - Ketum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri membongkar jika salah satu orang kepercayaannya, Hasto Kristiyanto, belakangan ini "cengeng" atau mudah menangis. Mengenai itu, ternyata ada sejumlah tips menarik di dunia psikilogi untuk membantu seseorang agar tidak mudah menangis.
Sebelumnya, pernyataan Hasto PDIP yang sering menangis ini diungkap Megawati dalam pidatonya di DPP PDIP, Jakarta Pusat, Senin (26/8/2024). Awalnya, Megawati menanyakan ke Hasto apakah masih kuat menghadapi segala permasalahan yang menghantam PDIP.
Tak disangka, Hasto malah menangis. Megawati pun mengeluhkan sikap Sekjen PDIP itu yang lebih "cengeng" dari dirinya. Padahal menurutnya, tidak ada gunanya menangis.
"Saya bilang sama pak Hasto, 'To, masih kuat gak, To?' Ini sekarang cengeng. Lebih cengeng pak Hasto ketimbang Ketumnya (saya). Betul, kalau saya nanya gitu, (Hasto) terus nangis. Hlo ngapain sih nangis gue bilang? Gak ada guna nangis. Ya perlu kita apa? Dak," cerita Megawati seperti dikutip Suara.com.
Namun dalam psikologi, menangis sebenarnya adalah hal yang wajar. Khususnya jika seseorang mengalami suatu permasalahan atau emosi negatif. Meski tidak bisa ditebak kapan kita menangis, tetapi ada beberapa tips yang bisa digunakan untuk mengontrol diri agar tidak mudah menangis.
Berdasarkan laman Verywellhealth, ini 9 tips agar seseorang bisa mengontrol tangisan:
1. Tarik napas dalam-dalam dan perlahan
Tarik napas perlahan melalui hidung, isi dada dan perut dengan udara. Tahan napas selama beberapa detik. Keluarkan udara perlahan melalui hidung atau mulut.
2. Cubit kulit Anda
Baca Juga: Momen Megawati Minta Ahok Tak Banyak Nyerocos: Selotip Masih Berjalan Toh?
Cubitan lembut di kulit dengan ibu jari dan jari telunjuk dapat membantu mengalihkan pikiran dari apa pun yang membuat Anda menangis dan memfokuskan kembali pikiran untuk mencoba berhenti menangis. Menegangkan otot juga dapat memberikan efek yang sama—mengalihkan fokus dari pikiran sedih dan menahan air mata.
3. Alihkan perhatian
Temukan sesuatu untuk mengalihkan pikiran dari apa yang menyebabkan Anda menangis. Anda dapat mencoba mengubah pikiran negatif menjadi positif. Atau, cobalah menonton video lucu di ponsel atau memutar lagu yang biasanya membuat Anda senang.
4. Gunakan teknik grounding 5-4-3-2-1
Teknik grounding ini dilakukan dengan mencoba fokus merasakan sesuai 5 panca indera manusia. Anda bisa melakukan lima hal yang dapat Anda lihat, empat hal yang dapat Anda sentuh, tiga hal yang dapat Anda dengar, dua hal yang dapat Anda cium, dan satu hal yang dapat Anda rasakan.
5. Terapkan relaksasi otot progresif (PMR)
Dalam relaksasi otot progresif, Anda memvisualisasikan pemindaian melalui setiap bagian tubuh Anda, mengencangkan otot-otot Anda untuk menciptakan ketegangan, dan kemudian merelaksasikan otot-otot tersebut. Bukti menunjukkan PMR dapat mengurangi stres dan memperbaiki kecemasan dan depresi.
6. Coba visualisasi
Visualisasi, baik yang dipandu atau dilakukan sendiri, dapat mengurangi stres dan menenangkan amigdala, bagian otak yang bertanggung jawab atas respons melawan, lari, atau membeku terhadap stres.
7. Miringkan kepala Anda ke atas
Biarkan gravitasi menjadi pemandu Anda dengan menengadahkan wajah Anda ke atas saat air mata mulai mengalir untuk mencegahnya jatuh ke wajah Anda. Saat air mata terkumpul di bagian bawah kelopak mata Anda, air mata dapat diserap kembali ke mata Anda setelah beberapa detik hingga satu menit. Ini juga dapat membantu Anda fokus untuk berhenti menangis guna mencegah lebih banyak air mata terbentuk.'
8. Keluar dari situasi saat menangis
Jika Anda sedang bekerja atau berada di lingkungan lain yang membuat Anda merasa canggung untuk menangis, tinggalkan situasi tersebut sehingga Anda dapat menangis secara pribadi.
9. Cobalah menahan kedipan mata
Kebanyakan orang berkedip rata-rata 15 hingga 20 kali per menit, tetapi jika Anda mencoba berkedip lebih jarang, hal itu dapat membantu mengurangi tangisan. Jika air mata sudah mulai mengalir, berkedip lebih cepat dapat membantu air mata mengalir dari wajah Anda.
Berita Terkait
-
Momen Megawati Minta Ahok Tak Banyak Nyerocos: Selotip Masih Berjalan Toh?
-
Hakim MK Dipuji Megawati: Alhamdulillah, Ternyata Masih Punya Nurani dan Kebebasan
-
Nyelekit, Megawati Tertawakan Ahok: Saya Seneng Deh Godain Dia
-
Megawati Soroti Warna Pakaian Airin: Pakai Merah-Hitam!
-
Sambil Nunjuk ke Arah Muka, Megawati Minta Airin Ngomong yang Keras
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Duka di Cikarang Utara: Ayah dan Anak Tewas Usai Ledakan Tabung Gas Hanguskan Rumah
-
Sapu Bersih 40 Suara! Emil Dardak Kembali Pimpin Demokrat Jatim Secara Aklamasi
-
Tembus Rp189 Miliar! Data PPATK Bongkar Transaksi Judi Daring Warga dan ASN di Lebak
-
Maba UII Langsung Juara Campus League, Alfira Deanika Tundukkan Unggulan UNESA
-
Menyambangi Tebuireng, Tradisi Ziarah dan Suka Cita Warga NU Jelang Muktamar Ke-35
-
Momentum HAPERNAS 2026, Perumnas Serahterimakan Hunian kepada Lebih dari 530 Konsumen
-
Bila Mufakat Buntu, Sidang Pleno III Muktamar Ke-35 NU Sepakati Opsi Voting
-
Bahtsul Masail di Muktamar NU Sepakat Kripto Boleh Ditransaksikan
-
Batas Aman BPA Diperketat! BPOM Resmikan Aturan Baru Kemasan Galon Guna Ulang
-
Pabrik Styrofoam di Cileungsi Ludes Terbakar, Percikan Las Hanguskan Bangunan Hingga 7 Mobil