Suara.com - Reino Barack baru-baru ini menjadi sorotan. Bukan tanpa alasan, alasannya yang meminta adik Syahrini untuk menemaninya berolahraga menuai gunjingan.
Mengutip TikTok @itsmeluckygirlsa, Rabu (28/8/2024), adik Syahrini yaitu Aisyahrani berdiri di samping Reino Barack yang tengah berjalan di salah satu jalanan yang ada di Singapura. Reino memang tak berinteraksi langsung dengan Aisyahrani tetapi sedang mengobrol dengan dua bule di sampingnya.
Memang tak ada yang salah saat Aisyahrani menemani Reino yang saat itu diketahui sedang berolahraga. Kendati begitu, sejumlah netizen merasa bahwa permintaan Reino agar Aisyahrani menemaninya kurang pantas.
Potret kedekatan Reino Barack yang minta ditemani Aisyahrani dapat dijelaskan secara hukum Islam.
Mengutip dari Hadist 'Uqbah bin Amir RA, Rasulullah SAW pernah bersabda:
إِيَّاكُمْ وَالدُّخُولَ عَلَى النِّسَاءِ فَقَالَ رَجُلٌ مِنَ الأَنْصَارِ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَفَرَأَيْتَ الْحَمْوَ . قَالَ الْحَمْوُ الْمَوْتُ
"Berhati-hatilah kalian masuk menemui wanita.” Lalu seorang laki-laki Anshar berkata, 'Wahai Rasulullah, bagaimana pendapat Anda mengenai ipar?' Beliau menjawab, 'Hamwu (ipar) adalah maut." (HR. Bukhari 5232 dan Muslim 2172).
Perlu diketahui lebih dalam lagi bahwa istilah Hamwu adalah kerabat suami, selain ayah dan anaknya. Karena ayah dan anaknya suami adalah mahram bagi istri. Boleh berduaan dengannya, dan tidak disebut sumber maut (kehancuran).
Baca Juga: Reputasi Jempolan, Ini Sosok Dokter yang Diduga Bantu Syahrini Melahirkan di Singapura
Namun yang dimaksud dalam hadis adalah saudara suami, keponakan suami, paman suami, sepupu suami atau yang lainnya, yang bukan mahram baginya.
Mengutip dari Syahr Shahih Muslim, An-Nawawi, 14/154 dijelaskan bahwa kebiasaan orang menganggap biasa masalah ini. Ada orang yang berduaan dengan istri saudaranya atau sebaliknya. Inilah kebinasaan (al-Maut). Sehingga mereka lebih layak untuk dicegah agar tidak terjadi khalwah, dari pada orang lain.
Dengan kata lain, berduaan dengan saudara ipar lawan jenis adalah dilarang. Hal itu agar tidak dianggap orang lain sebagai hal biasa, sehingga tidak ada yang curiga.
Hal ini juga untuk mencegah dua orang berlaku maksiat dan harus dihindari sejauh mungkin.
Dari hadis yang dijelaskan di atas, dan para ulama menyimpulkan bahwa ipar bukan mahram. Sehingga orang yang bukan mahram maka semua adab harus diperhatikan ketika berinteraksi dengan non-mahram. Seperti tidak boleh berduaan, harus menjaga hijab dan lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Promo Indomaret Super Hemat hingga 1 April 2026, Stok Kebutuhan Rumah Murah Meriah
-
7 Promo Sepatu Adidas di Sports Station Akhir Maret 2026, Mulai Rp300 Ribuan
-
Cara Mengembalikan Kulit yang Belang? Ini 7 Langkah Efektif yang Bisa Dilakukan
-
Promo Alfamart 23-31 Maret 2026: Diskon Obat-obatan dan Vitamin untuk Pemudik
-
10 Promo Sepatu New Balance di Sports Station Akhir Maret 2026
-
5 Zodiak yang Diprediksi Punya Keberuntungan Finansial pada 23 Maret 2026
-
10 Perbedaan Sunscreen dan Sunblock yang Perlu Kamu Ketahui
-
8 Sunscreen Terbaik untuk Mengatasi Kulit Belang Usai Mudik Lebaran
-
5 Rekomendasi Krim Malam Anti Aging untuk Mencerahkan Wajah
-
Tren Niche Perfume Makin Naik Daun, Wewangian Kini Jadi Ekspresi Diri