Suara.com - Perjuangan Nisya Ahmad untuk bisa menjadi wakil rakyat tidak sia-sia. Setelah sempat dikabarkan kalah jumlah suara, Nisya Ahmad akhirnya bisa melenggang ke kursi anggota DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Jawa Barat.
Nisya Ahmad berhasil mendapat kursi di DPRD Jawa Barat setelah saingan terberatnya, Thoriqoh Nashrullah Fitriyah, mengundurkan diri. Adik Raffi Ahmad itu pun sudah resmi dilantik pada Senin (2/9/2024).
Sebagai anggota DPRD Jawa Barat, Nisya Ahmad berhak mendapatkan gaji yang cukup fantastis. Ibu tiga anak itu juga menerima berbagai tunjangan serta fasilitas selama menjabat.
Merangkum Peraturan Gubernur (Pergub) Jawa Barat Nomor 40 Tahun 2017, berikut besaran gaji dan tunjangan yang diterima anggota DPRD seperti Nisya Ahmad:
- Uang representasi sebesar Rp2.250.000 per bulan
- Uang paket sebesar Rp225.000
- Tunjangan jabatan sebesar Rp3.265.500
- Tunjangan komunikasi intensif Rp21.000.000
- Tunjangan reses sebesar Rp21.000.000
Selain gaji dan tunjangan, anggota DPRD juga mendapat fasilitas lain berupa jaminan kesehatan, jaminan kecelakaan kerja, tunjangan permuahan, hingga tunjangan transportasi. Ada pula uang pensiun yang diberikan seumur hidup bagi anggota DPRD yang telah selesai menjabat.
Nisya Ahmad sendiri maju sebagai anggota DPRD melalui Partai Amanat Nasional (PAN). Awalnya, Nisya Ahmad dikabarkan kalah suara dengan kader PAN lain, yakni Thoriqoh Nashrullah Fitriyah.
Kala itu, perolehan Nisya Ahmad dan Thoriqoh Nashrullah Fitriyah saat Pemilu 2024 terpaut 8.000 suara. Tapi sekarang Thoriqoh mengundurkan diri sehingga posisinya digantikan oleh Nisya Ahmad.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali