Suara.com - Kisah masa lalu Machicha Mochtar dan Moerdiono kembali menuai sorotan usai anak mereka, Iqbal Ramadhan menjadi korban kekerasan saat mengikuti demo penolakan RUU Pilkada 2024.
Seperti diketahui, Machica Mochtar dan Moerdiono menikah siri pada 20 Desember 1993. Keduanya dikaruniai satu orang anak laki-laki bernama lengkap Muhammad Iqbal Ramadhan.
Lahir dari orang tua yang menikah siri, status Iqbal Ramadhan sempat tak diakui oleh keluarga Moerdiono. Iqbal Ramadhan bahkan hanya bisa bertemu dengan ayahnya hingga usia 2 tahun.
Usai Iqbal Ramadhan berusia 2 tahun, Machica Mochtar dan Moerdiono bercerai. Machica Mochtar memutuskan keluar dari rumah Moerdiono yang berada di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.
Sampai akhirnya Moerdiono meninggal dunia pada 7 Oktober 2011, Iqbal Ramadhan belum sempat bertemu secara langsung dengan ayahnya. Mereka bertemu terakhir kalinya di pemakaman.
Iqbal Ramadhan hadir di pemakaman sang ayah bersama Machica Mochtar. Mereka hanya bisa memantau proses pemakaman dari kejauhan, beda dengan sanak saudara Moerdiono yang lain.
Dilansir dari wawancara lawasnya pada 2011, Machica Mochtar membeberkan bila satu minggu sebelum Moerdiono meninggal dunia, Iqbal Ramadhan memiliki firasat untuk bertemu dengan ayahnya.
"Seminggu sebelum Pak Moer meninggal Iqbal sudah punya firasat. Dia mengajak saya untuk ketemu ayahnya dan dia ingin mengaji di samping ayahnya," kata Machica dikutip dari kanal YouTube cumivideo.
Sayang, kala itu ia dan Iqbal Ramadhan tak bisa menjenguk Moerdiono yang dirawat di rumah sakit kawasan Singapura. Hal ini diceritakan oleh pelantun lagu Ilalang tersebut sambil menangis.
Baca Juga: Punya Tiga Istri, Warisan Jenderal Moerdiono Jatuh ke Tangan Siapa?
"Tapi waktu itu saya sudah berusaha cuma kami tidak tahu bagaimana jalannya. Kalaupun kami ke sana, kami tidak pasti bisa menengok," terang Machicha.
Lebih lanjut, di momen pemakaman mantan Menteri Sekretaris Negara tersebut, Machica Mochtar turut mengenang sosok Moerdiono yang pernah selama kurang lebih 6 tahun menjadi suaminya.
"Pak Moer di mata saya itu apapun dia adalah laki-laki yang pernah membahagiakan saya, yang pernah menjadi suami saya," ujar Machica sambil berurai air mata.
"Dia adalah bapaknya anak saya, dia pernah menyanyangi saya, mengasihi saya dengan ikhlas tulus, dan banyak masa-masa indah yang saya lalui bertahun-tahun," tandasnya.
Berita Terkait
-
Sama-Sama Dinikahi Siri, Kenapa Moerdiono Lebih Pilih Bersama Poppy Dharsono Ketimbang Machica Mochtar?
-
Cerita Gadis Dharsono Klaim Lihat Mendiang Moerdiono di Rumah: Itu Ada Ayah...
-
Kronologi Perseteruan Machica Mochtar vs Poppy Dharsono Rebutan Jenderal Moerdiono
-
Temani Letjen Moerdiono sampai Akhir Hayat, Poppy Dharsono Ungkap Keinginan Terakhir Mendiang Suami
-
Ritual Poppy Dharsono Ziarah ke Makam Moerdino Malam-malam: Kami Orang Jawa...
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas
-
Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?
-
Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil
-
Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air
-
Kasus Hutan Lindung Tanjung Piayu, PT GTP Resmi Jadi Tersangka Korporasi
-
9 Rekomendasi Parfum yang Cocok untuk Zodiak Taurus, HMNS hingga Mykonos
-
Kebakaran Hebat Landa Permukiman Padat di Kebayoran Lama, 28 Unit Damkar Dikerahkan