Suara.com - Boneka labubu tengah viral dan digandrungi. Bukan sekadar boneka, ini adalah gantungan berbentuk boneka kelinci bergigi besar. Meski begitu, banyak yang belum tahu apa itu boneka Labubu sebenarnya.
Apa Itu Boneka Labubu?
Sebenarnya, boneka Labubu sendiri adalah karya seni yang dibuat oleh seniman asal Hong Kong, Kasing Lung, pada tahun 2015 lalu. Inspirasi dari boneka ini adalah monster bertaring tajam dari mitologi Nordik.
Diduga boneka ini viral setelah salah satu bintang K-Pop, Lisa BLACKPINK, terlihat sedang menggendong boneka tersebut. Boneka yang mudah dikenali dari cirinya ini, yakni telinga runcing dan gigi tajam menonjol serta perawakan kecil dan senyum nakal, kemudian viral dan dicari banyak orang.
Meski tidak dapat dikonfirmasi secara jelas, tapi banyak orang menduga karena Lisa BLACKPINK-lah boneka Labubu menjadi viral dan terkenal seperti sekarang ini, meski sebenarnya sudah dibuat sejak tahun 2015 lalu.
Berapa Harganya?
Untuk harganya sendiri sebenarnya beragam. Namun kisarannya adalah antara US$28 hingga US$40. Dalam mata uang rupiah dengan kurs terbaru, harganya ada di kisaran Rp430,000-an hingga Rp600,00-an. Namun demikian ketika sampai di Indonesia, boneka lucu ini bisa mencapai harga Rp1,000,000 lebih.
Pada edisi atau model khusus, harganya bisa melonjak hingga lebih dari Rp4,000,000 per bonekanya. Dengan harga yang cukup tinggi ini, tak heran banyak pula yang memanfaatkan kesempatan membuat produk tiruan yang menyerupai boneka Labubu asli dengan harga yang lebih ekonomis guna melayani minat pasar.
Adakah Cara Cek Keasliannya?
Baca Juga: Cek Fakta: Bikin Heboh Dunia, Cristiano Ronaldo Hampiri Kiper Timnas Maarten Paes di Ruang Ganti
Nah agar terhindar dari produk tiruan dengan harga yang tinggi, maka Anda perlu tahu cara membedakan produk asli dan tiruan dari boneka Labubu. Beberapa poin yang dapat diperhatikan antara lain adalah sebagai berikut.
- Kemasan, pada boneka asli, kemasan memiliki warna yang lebih kontras dan ukuran yang lebih besar
- Bentuk boneka, perbedaan jelas terlihat pada bentuk kaki, bentuk telinga, dan wajah
- Terdapat barcode, pada kemasan Labubu asli terdapat QR Code yang dapat dipindai
- Logo boneka Labubu asli memiliki bahan lebih halus dan warna cenderung abu-abu, tidak hitam pekat
- Kemasan dalam, pada boneka asli kemasan di bagian dalam memiliki tulisan Pop Mart
- Bagian bawah kaki boneka, pada boneka asli terdapat tulisan POP MART dan © Kasing yang tidak ditemukan di produk palsu
- Bulu, pada bagian bulu, Labubu asli memiliki bulu lebih tebal dan terasa padat
Itu tadi sekilas tentang apa itu boneka Labubu, dan kenapa menjadi viral belakangan ini.
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien