Suara.com - Sosok Madam Pang ramai dibicarakan usai menyindir Timnas Indonesia yang tak pernah menang atas Timnas Thailand di Piala AFF. Kalimat tersebut ia sampaikan usai mengakui kehebatan Timnas karena bisa lolos ke babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.
“Di Piala AFF, baik Indonesia maupun negara lain sama-sama menakutkan. Timnas Indonesia tim yang bagus dan terbukti lolos ke babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia,” ujar Madam Pang.
“Namun, di Piala AFF belakangan ini, Thailand belum pernah kalah dari Indonesia,” lanjut wanita yang memang memiliki pengaruh cukup kuat di dunia persepakbolaan Thailand tersebut.
Apa yang dikatakan oleh Madam Pang memang benar karena Timnas Indonesia selalu kalah dari Thailand di Piala AFF. Ini jugalah yang membuat Indonesia dikenal sebagai spesialis runner-up.
Siapa Madam Pang?
Lahir pada tahun 1996 di Bangkok, Madam Pang merupakan Presiden Federasi Sepak Bola Thailand (FAT). Tak hanya itu, wanita dengan nama asli Nualphan Lamsam ini juga mengemban amanat sebagai politisi Partai Demokrat, CEO Asuransi Muang Thai, Konsul Kehormatan Konsulat Lithuania di Bangkok, dan baru-baru ini menjadi manajer liga utama Thailand Port Footbal Club.
Madam Pang memang dikenal membawa cukup banyak gebrakan bagi Timnas Thailand. Di akhir bulan Agustus lalu Madam Pang memanggil satu pemain keturunan Grade A, Jake Tyler Fleischer untuk mengikuti Pemusatan latihan (TC) Timnas Thailand U17 untuk turnamen Kualifikasi Piala Asia U17 tahun 2025. Saat ini, Jake Tyler tengah memperkuat tim akademi klub Premier League, Leicester City U15.
Timnas Indonesia siap perbaiki rekor di AFF
Sejauh ini, Indonesia sudah berlangganan sampai enam kali menjadi runner-up di Piala AFF. Namun, Shin Tae-yong tengah berupaya memperbaiki rekor tersebut dan membawa pulang gelar juara.
Demi mendapatkan hasil tersebut, Shin Tae-yong diperkirakan akan menurunkan pemain-pemain muda dari Timnas U-22 supaya skuad senior bisa fokus pada babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Di Piala AFF 2024 ini, Timnas Indonesia tergabung di Grup B bersama Vietnam, Filipina, Myanmar, dan Laos. Sementara itu, Thailand tergabung dalam Group A bersama Malaysia, Singapura, Kamboja, dan Brunei/Timor Leste.
Baca Juga: Here We Go! Welber Jardim Dkk Bakal Kompetisi di Spanyol
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
Gara-gara Tuduhan Curi Sawit, Nyawa Satpam Way Kanan Melayang di Tangan Tetangga
-
Apa Arti Weton Tibo Loro dalam Rezeki dan Jodoh?
-
Memburu Harta Karun di Perut Bumi Lampung: Misi Survei Gerbera Siap Ungkap Potensi Migas Raksasa
-
Membangun Desa dari Manusianya: Kisah Bli Nyoman dan Desa Sejahtera Astra Les
-
Horor Digital di Kampus Surabaya: Saat AI Disalahgunakan untuk 'Menelanjangi' Harga Diri Mahasiswi
-
Standar Baru Industri Mobil Bekas Focus Motor Hadir di Kawasan Bintaro
-
Bukan Honor Nyanyi! Bebizie Terima Aliran Uang Tambang Terkait Kasus Rita Widyasari
-
Hornet Diminta Dihapus dari App Store dan Play Store, Komdigi Ungkap Masalahnya
-
Jangan Asal Timpa, Dokter Ungkap Cara Re-apply Saat Pakai Tinted Sunscreen
-
Menelisik Garam Palungan Desa Les: Saat Warisan Leluhur Bertahan di Tengah Modernisasi