Suara.com - Polusi suara mengganggu proses belajar mengajar anak. Riset yang dilakukan oleh peneliti di London, Inggris melalui situs Sciencedirect yang mengungkapkan bahwa dampak selisih rata-rata skor tes membaca murid-murid yang lebih rendah di kelas yang bising dengan polusi suara jka dibandingkan dengan kelas yang tenang.
Selain itu, orang yang sering terpapar polusi suara berdesibel tinggi (75-85 dB) beresiko tinggi mengalami gangguan pendengaran dalam jangka panjang. Oleh karena itu, Samsonite Indonesia, brand koper global terkemuka bertekad untuk untuk mulai cari solusi dengan bangun panel peredam bising dari koper preloved. Panel ini akan dipasang di SDN Kamal 09 Pagi, Jakarta Barat.
Ini merupakan salah satu inisiatif keberlanjutan dari merek koper tersebut. Dalam kampanye keberlanjutan, Luggage Trade-in mereka juga mengedukasi para traveller akan mudahnya berpartisipasi dalam misi sustainability ini memungkinkan konsumen untuk menukar koper preloved mereka dan mendapatkan diskon hingga 40 persen.
"Kami bekerjasama dengan FFFAAAR dan Sone Acoustics untuk berikan second life bagi koper preloved dalam kondisi apapun guna membangun panel peredam kebisingan untuk sekolah. Tidak hanya itu, kami juga berdonasi untuk membuat penghalang sampah bagi sungai-sungai di Bali," ujar Country Head, PT Samsonite Indonesia, Nadya Pertiwi dalam keterangannya baru-baru ini.
Sone Acoustics sebagai partner dalam menciptakan desain akustik terbaik untuk keperluan pembelajaran yang lebih nyaman di SDN Kamal 09 Pagi, Jakarta Barat menambahkan, “Proses pencernaan informasi sungguh bergantung pada kualitas akustik di dalam sebuah ruangan. Kemitraan ini memberikan kami kesempatan untuk berkontribusi dengan berikan expertise kami sebagai konsultan akustik audio terkemuka, sehingga panel peredam kebisingan ini bisa dimanfaatkan secara optimal oleh murid-murid di SDN Kamal 09 Pagi, Jakarta Barat,” ungkap Joey Setiadi, Founder & Engineer, Sone Acoustics.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong
-
ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya
-
Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta
-
Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda
-
Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!
-
Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan