Suara.com - Momen Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan (Zulhas) dimarahi aktor Harrison Ford kembali viral. Videonya viral usai Menteri Perdagagan itu menyetujui pembukaan ekspor pasir laut.
Pada video yang diunggah akun @Mythicalforest, tampak Zulhas yang tengah berbincang dengan Harrison Ford. Kala itu Zulhas masih menjabat sebagai Menteri Kehutanan di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Perbincangan antara Harrison dan Zulhas sendiri merupakan potongan dari film dokumenter berjudul Years of Leaving Dangerously.
Harrison Ford yang juga dikenal sebagai aktivis lingkungan hidup itu membahas soal gundulnya Taman Nasional Tesso Nilo di Riau.
Ford kala itu mendepat Zulhas dan menyebut di Indonesia bisnis dan politik sangat kental termasuk soal penggundulan hutan. Zulhas sendiri berkilah bahwa politik dan bisnis dapat seimbang di kemudian hari.
Zulhas juga menyebut Indonesia juga tengah mengalami surplus demografi.
“Kalau tidak salah baru separuh yang disetujui kira-kira 100.000 hektar (yang dieksploitasi),” ujar Zulhas.
Zulhas kemudian ditanya bagian mana saja yang sudah dieksploitasi. Sayangnya Zulhas menjawab pertanyaan seus Ford dengan tertawa.
“Itu tidaklah lucu, tidaklah lucu,” cecar Ford saat Zulhas tertawa.
Baca Juga: Setelah Naik Harga, Minyak Goreng Curah Kemasan MinyaKita Langka
Video tersebut sontak mengundang berbagai respons dari warganet.
"Ciri khas politisi indonesia. Masalah serius dianggap candaan," komentar warganet.
"Zulhas gak ngerti Ford ngomong apa malah cengengesan dikira lagi dipuji-puji," tulis warganet di kolom komentar.
"Dia mana mudeng dimarahin. Malah bangga diwawancara aktor Hollywood. Padahal Harrison Ford sudah pengen nonjok aja liat mukanya," timpal lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas