Suara.com - Jogging merupakan aktivitas berlari dengan kecepatan yang lebih lambat dan lebih santai dibandingkan dengan berlari biasa.
Tujuan utama dari jogging untuk meningkatkan kebugaran fisik dengan tekanan yang lebih rendah pada tubuh dibandingkan dengan berlari cepat, tetapi lebih dari berjalan kaki.
Jogging juga dapat digunakan sebagai pemanasan sebelum berlari atau sebagai pendinginan setelah berlari, serta sebagai cara untuk meningkatkan daya tahan dan kesehatan jantung.
Banyak orang biasanya jogging sambil mendengarkan musik lewat earphone. Namun, keseringan jogging menggunakan earphone dapat membahayakan kesehatan telinga dan pendengaran. Berikut beberapa bahaya yang terkait:
1. Infeksi Telinga
Earphone dapat menjadi tempat berkembang biaknya bakteri, menyebabkan infeksi telinga karena kotoran telinga yang menumpuk dan bakteri yang menyebar.
2. Sakit Telinga
Penggunaan earphone yang terlalu lama dapat menyebabkan sakit telinga karena kebisingan berlebih yang ditransmisikan langsung ke telinga.
3. Gangguan Pendengaran
Penggunaan earphone dengan suara melebihi 85 desibel dapat menyebabkan gangguan pendengaran sementara atau permanen. Selain itu, penggunaan di atas 15 menit juga berisiko memicu gangguan pendengaran.
4. Vertigo
Peningkatan tekanan di liang telinga karena suara keras dari earphone dapat menyebabkan vertigo, yaitu kondisi yang membuat penderitanya pusing dan merasa sekelilingnya seperti berputar.
5. Kehilangan Pendengaran
Penggunaan earphone yang terlalu sering dan dengan volume suara yang terlalu keras dapat merusak sel-sel saraf pendengaran, menyebabkan kehilangan pendengaran.
Untuk menjaga kesehatan telinga dan pendengaran, disarankan untuk tidak menggunakan earphone saat jogging dengan volume yang terlalu tinggi dan untuk membersihkan earphone secara rutin. Selain itu, pastikan untuk mendengarkan suara lingkungan sekitar untuk menghindari kecelakaan.
Berita Terkait
-
Karhutla Melanda, Kemensos Pastikan Kesehatan Siswa Sekolah Rakyat Terlindungi
-
Asuransi Kesehatan dari Kantor Bisa Berakhir Saat Pensiun, Ini yang Perlu Disiapkan
-
Samsung Galaxy Watch9 Rilis, Bawa AI Kesehatan dan Snapdragon Wear Elite
-
Saat AI dan Teknologi Digital Bisa Membuka Akses Kesehatan hingga ke Pelosok Indonesia
-
Anak Penerima Pekerja Upah Masih Ditanggung JKN, Begini Syaratnya
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar