Suara.com - Baru-baru ini, Fujianti Utami alias Fuji diundang untuk hadir di podcast Bocah Bocah Kosong yang tayang pada Selasa (17/8/2024) kemarin.
Obrolan soal karir dan kehidupan pun sempat disinggung oleh host Coki Pardede. Coki juga sempat bertanya soal penyesalan Fuji dalam hidupnya. Fuji mengaku bahwa dirinya menyesal pernah bermain di suatu film.
"Main film sih, nyesel banget waktu itu,"jawab Fuji. Pengakuan Fuji ini direspons oleh 3 host lainnya yaitu Vior, Chateez, dan Meyden.
Tiga sekawan ini seolah mengetahui film yang dimaksud. Fuji pun mengungkap alasannya menyesal sudah bermain film.
"Aku menyesal menerima pekerjaan itu, karena menurut aku ada beberapa pihak yang menurut aku, agak jahat sih sama aku. Kenapa nggak dikasih tahu kalau aktng aku itu masih agak buruk?" ucap Fuji tanpa menyebut siapa sebenarnya pihak tersebut.
Ia juga mengaku diejek oleh orang yang mengajaknya bermain film tersebut.
"Waktu film tayang aku banyak dihujat. Orang yang ngajak aku main film itu cenderung malah menyetujui hujatan yang dilempar netizen. Gila, padahal dia ngemis-ngemis loh sama aku saat itu, biar aku menerima job (film) itu," lanjut Fuji.
Meskipun begitu, Fuji pun bersyukur dengan pengalaman tersebut dan memilih untuk tidak bergantung bahkan belum mau diajak bermain film lagi.
Fuji juga menyebut tidak menggantungkan penghasilannya dari film. Ia mengaku bahwa penghasilannya saat ini justru kebanyakan dari endorsement.
Lalu, seberapa perbandingan penghasilan Fuji dari film yang ia bintangi dengan pekerjaannya sebagai konten kreator?
Bayaran Fuji dari film
Dalam podcast tersebut, Fuji juga sempat membocorkan soal bayaran yang ia terima untuk bermain film tersebut.
Meskipun tak secara gamblang menyebut nominal yang ia terima, tetapi Fuji mengakui bayaran tersebut terlalu kecil untuknya. Tak hanya itu, Fuji juga mengaku bahwa honor bermain film tersebut juga terlambat ia terima.
"Sorry ya, bayarannya juga telat. Sorry juga bayarannya (film) itu kecil. Aku cuma mau cari pengalaman saat itu," ujar Fuji.
Bayaran Fuji dari endorsement
Berita Terkait
-
Fuji Ungkap Bisa Kantongi 3 Digit dari Konten Eksklusif, Warganet Adu Nasib: Gampang Banget Cari Uang
-
Pantas Fuji Bisa Dapat 3 Digit dari Konten Eksklusif Instagram, Segini Jumlah Pelanggannya
-
Fuji Nyesel Terima Job Main Film karena Dihujat, Sentil Tim Produksi yang Gak Jujur
-
Bau Fuji Curi Perhatian Catheez dan Coki Pardede, Pakai Parfum Apa Sih?
-
Buka Rahasia soal Penghasilan Konten Eksklusif Instagram, Fuji Sampai Bikin Tiga Bocah Kosong Ternganga
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
APBN Biayai Gaji Manajer Koperasi Merah Putih Selama Dua Tahun
-
Menghidupkan Kembali Nilai Sampah Lewat Filosofi Hamemayu Hayuning Bawono, Bagaimana Praktiknya?
-
Goldfinches, Buku Cantik tentang Kebahagiaan dalam Hal-Hal Sederhana
-
Dialami Penjaga Rumah Febrie Adriansyah, Pakar Farmakologi Ungkap Sebab Mulut Bisa Berbusa
-
Macet Jakarta Tak Berujung, Dishub DKI Akui Kekurangan 'Senjata' Hadapi Truk Besar Mogok
-
Pemerintah Luruskan Isu Larangan Vape, Pelaku Industri Bernafas Lega
-
Kupas Tuntas Transportasi Jakarta: Beneran Bikin Hemat atau Malah Ribet?
-
Aturan AI Berlaku, Korporasi dan Sektor Keuangan RI Bisa Terancam Denda 2% dari Pendapatan
-
Bukan 'Ujug-ujug', Terungkap Alasan Kaesang Pilih Jateng Jadi Medan Tempur Menuju Senayan
-
Kepala Bakom Qodari Jawab Polemik Londo Ireng, Kabinet Bayangan hingga Gubernur BI