Suara.com - Antonius Benny Susetyo atau akrab disapa Romo Benny meninggal dunia pada Sabtu (5/10/2024) dini hari. Pria yang menjabat sebagai Staf Khusus (Stafsus) Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) ini meninggal diduga karena penyakit yang sudah lama diidapnya yaitu Diabetes.
Penyakit diabetes memang merupakan salah satu penyebab kematian yang juga banyak dialami orang Indonesia. Diabetes melitus, atau yang lebih dikenal sebagai penyakit gula, adalah gangguan metabolisme yang ditandai dengan kadar gula darah yang tinggi dalam jangka waktu yang lama.
Kondisi ini terjadi ketika tubuh tidak mampu menghasilkan insulin yang cukup atau sel-sel tubuh tidak merespons insulin dengan baik. Insulin sendiri adalah hormon yang berfungsi mengubah gula dalam darah menjadi energi.
Terdapat beberapa jenis diabetes, namun yang paling umum adalah:
Diabetes tipe 1 yang disebabkan oleh kerusakan sel-sel penghasil insulin di pankreas. Biasanya muncul pada anak-anak atau remaja, dan membutuhkan suntikan insulin seumur hidup.
Diabetes tipe 2 terjadi ketika tubuh resisten terhadap insulin atau pankreas tidak menghasilkan cukup insulin. Faktor risiko utama diabetes tipe 2 adalah obesitas, gaya hidup sedentar, dan riwayat keluarga.
Diabetes gestasional: Diabetes yang terjadi selama kehamilan. Biasanya hilang setelah melahirkan, namun meningkatkan risiko terkena diabetes tipe 2 di kemudian hari.
Gejala
Gejala diabetes bisa bervariasi pada setiap orang, namun beberapa gejala umum yang sering muncul adalah:
Baca Juga: Ongkos Pengobatan Penyakit Kritis di RI Melambung Tinggi
- Sering buang air kecil
- Rasa haus yang berlebihan
- Nafsu makan meningkat
- Penurunan berat badan yang tidak disengaja
- Mudah lelah
- Penglihatan kabur
- Luka yang sulit sembuh
- Infeksi yang sering terjadi
- Kesemutan atau mati rasa pada tangan dan kaki
Sedangkan Penyebab pasti diabetes belum sepenuhnya diketahui, namun beberapa faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan seseorang terkena diabetes antara lain:
- Genetik: Memiliki anggota keluarga dengan diabetes
- Obesitas: Kelebihan berat badan dapat mengganggu cara tubuh menggunakan insulin
- Gaya hidup tidak sehat: Kurang aktivitas fisik dan pola makan yang tidak sehat
- Usia: Risiko terkena diabetes meningkat seiring bertambahnya usia
- Kondisi medis tertentu: Seperti PCOS, tekanan darah tinggi, dan kolesterol tinggi
Jika tidak dikontrol dengan baik, diabetes dapat menyebabkan berbagai komplikasi serius
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
Terkini
-
Bukan Cuma Facelift Kosmetik, Suzuki XL7 Alpha Hybrid Terbaru Diam-Diam Bawa 3 Fitur Mahal Ini
-
Viral Aksi Massa Nyaris Bakar Kantor Muhammadiyah di Madura, Ini Penyebabnya
-
Review Juno: Kisah Kehamilan Remaja yang Hangat dan Penuh Pelajaran Hidup
-
Palembang Kekurangan TPU? Enam Kecamatan Masih Belum Punya Tempat Pemakaman Umum
-
Jalan Licin Diduga Akibat Limbah Ikan di Pasar Kebayoran Lama, Banyak Pemotor Tumbang
-
PSEL Legok Nangka Bandung Mulai Dibangun, Olah 2.131 Ton Sampah Jadi Listrik 40,79 MW
-
Geely Coolray Meluncur di GIIAS 2026 Siap Rusak Dominasi SUV Jepang Harga Rp 300 Jutaan
-
Kisah Rosidah di Sumenep, UMKM Gula Merah Tumbuh Pesat Setelah Memanfaatkan KUR BRI
-
Dudung Buka Suara soal Komcad: Bukan Prajurit Aktif dan Bukan Wajib Militer
-
Laba BJBR Melonjak 58,8%, Kredit Tembus Rp140,4 Triliun di Tengah Persaingan Ketat Perbankan