Suara.com - Hotman Paris Hutapea memberikan dukungan kepada Raffi Ahmad yang mendapatkan gelar kehormatan Honoris Causa dari Universal Institute of Professional Management (UIPM) di Thailand. Bahkan Hotman menyebut suami Nagita Slavina layak diberi gelar profesor.
Bukan tanpa sebab, menurut Hotman Paris, Raffi Ahmad memiliki peran krusial di industri hiburan Tanah Air. Sejak awal kariernya, Raffi disebut mengukir kiprah mentereng.
"Hotman setuju dan mendukung gelar Doktor HC yang diberikan kepada Raffi Ahmad. Bahkan dia harusnya profesor," ujar Hotman seperti dilihat dari postingan @hotmanparisofficial, Sabtu (5/10/2024).
"Karena gelar kehormatan itu diberikan kepada orang yang berjasa. Siapa yang tidak tahu kalau Raffi Ahmad itu sejak usia muda sampai sekarang sudah puluhan tahun berkarya di dunia sinetron keartisan dan semuanya kelas A, the best," sambungnya.
Hotman Paris yang juga memiliki gelar doktor dari jejak akademisinya berada di pihak Raffi Ahmad. Walaupun pemberi gelar HC kepada Raffi dinilai janggal.
"Sahabatku Dr Raffi Ahmad Congrats semoga sebentar lagi ada gelar profesor. Sekarang ini Doktor Raffi Ahmad dari temanmu Doktor Hotman Paris sahabatmu," beber pengacara berdarah Batak itu.
Lebih lanjut, gelar HC yang diberikan kepada Sultan Andara dianggap sudah pas. Apalagi, kata Hotman, sosok Raffi Ahmad dikenal tak suka membuat huru-hara.
"You are the best yang telah memajukan artis Indones. Kamulah satu-satunya artis seleb yang hampir tidak pernah buat musuh, I know you, you have good personality gak kayak Hotman selalu dapat musuh melulu," pungkasnya.
Mendengar pendapat Hotman soal gelar untuk Raffi, sejumlah warganet berkomentar. Ada yang pro dan kontra menanggapi.
Baca Juga: Kontroversi Raffi Ahmad Dapat Gelar Doktor Honoris Causa, Sudah Penuhi Kriteria Permen?
"Gapapa bang, asal universitasnya jelas bang, kasihan Aa kalau kena tipu," sentil seorang.
"Dari pada gelar doctor, lebih baik gelar kyai," sahut yang lain.
"Saya sih setuju-tuju aja sama gelar Aa rafi amang tapi sayangnya universitas bodong yang kasih gelar," tulis netizen.
Sebelumnya UIPM, kampus pemberi gelar untuk Raffi Ahmad dianggap misterius bahkan saat dicek lokasinya di Thailand oleh netizen malah yang ditemukan hunian apartemen.
Begitu juga dengan UIPM cabang Indonesia yang lokasinya disebut berada di Plaza Summarecon, Bekasi. Saat ditelusuri tak menunjukkan adanya perguruan tinggi maupun aktivitas perkuliahan di sana.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) mengungkap bila UIPM belum mengantongi izin operasional. Alhasil gelar HC yang diberikan tak diakui.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
Terkini
-
Estetika Visual atau Trik Bisnis? Membongkar Praktik Shrinkflation di Balik Porsi Mini Kafe Viral
-
Nasib Gen Z di Jalur Gaza, Sarjana Pengangguran Bergantung Hidup dari Bantuan Kemanusiaan
-
Sudah Lama Dinanti, Peserta Sambut Antusias Turnamen Sepak Bola Bergengsi di Tangerang
-
Review ANTA PG7 Travel 2: Sepatu Lari Murah Teknologi 'Dewa', Nyaman Buat Daily Run?
-
Bullet Train Explosion: Ketika Shinkansen Berpacu Melawan Bom dan Waktu
-
Gianni Infantino Murka, Tuding Kritikus FIFA Sebarkan Kebencian
-
Sungai Musi dan Jejak Batu Bara: Ketika Jalur Logistik Bertemu Krisis Ekologi
-
Jepang Gempa Bumi Besar 7,1 Magnitudo, Ada Peringatan Tsunami
-
Investor Kripto RI Tembus 22,4 Juta, Transaksi Rp23 Triliun
-
Survei SMRC: Popularitas MBG Tinggi, Tapi Kepuasan Publik Merosot