Suara.com - Setelah Anies Baswedan memasang status 'Open To Work' pada laman profilnya di jejaring LinkedIn miliknya, banyak yang penasaran dan ingin tahu open to work artinya apa?
Anies Baswedan memang sempat membagikan tangkapan layar foto profilnya di LinkedIn dengan tulisan #OpenToWork dalam unggahan di akun Instagram pribadinya. Melalui unggahan itu, Anies Baswedan menyatakan terbuka untuk berjejaring melalui platform LinkedIn.
Selain itu, Anies juga mengatakan bahwa dirinya kini menjadi 'Pengacara', akronim candaan yang biasanya merupakan kepanjangan dari 'Pengangguran Banyak Acara'.
Open to Work Artinya Apa?
Open to work artinya apa? Sebagaimana dikutip dari laman resmi Linkedin, fitur open to work akan memberitahukan perekrut dan jaringan di Linkedin bahwa seseorang terbuka pada peluang kerja baru. Dengan mengaktifkan fitur tersebut, maka akan muncul minat kerja, lokasi kerja, dan hal-hal lainnya yang ingin dicari untuk pekerjaan selanjutnya.
Kemudian, pihak Linkedin juga akan membantu profil pencari kerja muncul di hasil pencarian pada saat perekrut mencari kandidat kerja yang sesuai.
Cara Membuat Open to Work di LinkedIn
Jika Anda ingin mengaktifkan status open to work, silakan ikuti beberapa langkah sederhana berikut ini:
- Buka profil LinkedIn Anda, lalu klik di bagian "Add profile section" atau "Tambahkan bagian profil."
- Kemudian, silakan pilih "Intro" dan klik "Looking for job opportunities" atau "Sedang mencari peluang kerja."
- Setelah itu, sebagai pengguna Anda dapat menentukan preferensi pekerjaan, seperti lokasi kerja, jenis pekerjaan (penuh waktu, paruh waktu, kontrak), serta industri yang diinginkan.
- Pilihlah apakah Anda ingin menampilkan status open to work kepada semua orang di LinkedIn atau hanya pada perekrut yang menggunakan layanan perekrutan LinkedIn saja.
Sebagai tambahan informasi, untuk menggunakan fitur ini, pemilik akun bisa memegang kendali siapa saja yang bisa melihatnya siap mengambil peluang baru.
Dua opsi yang disediakan yaitu “semua anggota Linkedin” atau “hanya perekrut” yang bisa dipilih sesuai dengan preferensi masing-masing.
Pro dan Kontra Open to Work
Mengaktifkan status open to work memang membawa beberapa manfaat bagi pengguna LinkedIn. Namun ternyata, fitur itu menuai pro dan kontra.
Baca Juga: Cara Aktifkan 'Open to Work' di LinkedIn Kayak Anies Baswedan, Bakal Lebih Dilirik HRD?
Sebagian orang setuju karena fitur itu memungkinkan pengguna untuk meningkatkan visibilitas mereka di kalangan perekrut yang menggunakan platform LinkedIn untuk mencari kandidat.
Tapi di sisi lain, ternyata para profesional menyatakan bahwa hal ini sebenarnya tidak boleh dilakukan. Mantan perekrut Google, Nolan Church, yang kini menjadi CEO Continuum sempat mengatakan bahwa simbol open to work di LinkdedIn merupakan suatu bahaya terbesar.
Pasalnya, simbol tersebut justru tampak mengisyaratkan kepada HRD perusahaan bahwa Anda akan menerima pekerjaan apa pun, dari siapa pun yang menghubungi Anda, karena mungkin tidak ada orang yang bersedia menerima pekerjaan tersebut.
Tentu saja hal ini bisa dianggap seperti sebuah keputusasaan bagi HRD perusahaan. Bagaimana menurut pendapat Anda? Apakah sekarang sudah paham dengan arti status Open to Work di LinkedIn seperti yang dipakai oleh Anies Baswedan.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Berita Terkait
-
Cara Aktifkan 'Open to Work' di LinkedIn Kayak Anies Baswedan, Bakal Lebih Dilirik HRD?
-
Cari Lowongan di LinkedIn, Anies Baswedan Dapat Tawaran Menggiurkan dari Rigen
-
Anies Baswedan 'Open to Work' di LinkedIn, CV 47 Halaman Bikin Gagal Fokus: Yang Punya Kerjaan Minder!
-
Pesan Tersembunyi di Balik Background Foto Linkedln Anies Baswedan, Netizen: Kirain...
-
Buntut Open To Work di LinkedIn, Anies Baswedan Dapat Tawaran Loker: Sesuai Passion...
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia
-
Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun
-
Catat Tanggalnya! Ada Diskon dan Voucher Belanja Melimpah dari BRI di Outlet Ini
-
Mendikdasmen: Hard Skills Saja Tak Cukup, Ini Keterampilan Utama yang Wajib Dikuasai Gen Z!
-
Review Dream To You: Romansa Hangat Cinta Pertama, Luka dan Impian
-
Kota Makin Padat, Banjir Mengintai: Akademisi Soroti Teknologi Pengendalian Air di PIK2
-
Gen Z Fasih Bahasa Inggris, tapi Makin Asing dengan Bahasa Ibu, Mengapa?
-
3,28 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Tol Banyumanik, Negara Berpotensi Rugi Rp3,17 Miliar
-
Menjelang Snoopy Run 2026, Saatnya Menjelajah Dunia Peanuts Selama 54 Hari di Sini!