Suara.com - Kebiasaan mengikat rambut terlalu kencang, seperti dalam gaya ekor kuda atau sanggul, ternyata bisa berdampak buruk bagi kesehatan rambut.
Dokter bedah plastik wajah bersertifikat, Dr. Carl Truesdale mengatakan, kebiasaan ikat rambut dapat menyebabkan alopecia traksi, yaitu kondisi kerontokan rambut yang disebabkan oleh ketegangan berulang pada kulit kepala.
Alopecia traksi sering terjadi karena meningkatnya penggunaan gaya rambut seperti kepang, ekstensi, dan wig yang mengharuskan rambut ditarik kencang.
Dr. Truesdale menjelaskan, peradangan kronis pada folikel rambut akibat tarikan yang terus-menerus adalah penyebab utama alopecia traksi. "Peradangan yang terjadi berulang kali bisa mengakibatkan kerusakan pada folikel, rambut rontok, dan bahkan kebotakan permanen," katanya, Kamis (10/10/2024).
Sophia Emmanuel, seorang ahli trikologi, menyatakan bahwa alopecia traksi umumnya mempengaruhi area garis rambut, ubun-ubun, dan tengkuk. Dalam jangka panjang, penggunaan gaya rambut yang memberikan tekanan berlebihan pada folikel rambut dapat mengakibatkan kerontokan permanen karena kerusakan folikel yang tidak bisa diperbaiki.
Penggunaan ekstensi rambut yang berat, menurut Emmanuel, juga berpotensi menyebabkan alopecia traksi. Tekanan berlebih pada rambut akibat ekstensi tersebut bisa menarik helai rambut hingga terlepas. Bahkan, ekstensi rambut jepit yang sering digunakan juga bisa melemahkan folikel rambut jika dipakai terus-menerus.
Gejala awal dari alopecia traksi bisa berupa gatal, nyeri, dan kemerahan di kulit kepala, terutama di sekitar garis rambut. Dr. Truesdale menyarankan agar segera berkonsultasi dengan dokter jika mengalami tanda-tanda ini.
"Penanganan dini dapat membantu meminimalkan kerontokan dan menjaga kesehatan rambut," tegasnya.
Untuk mencegah alopecia traksi, Bridgette Hill, ahli trikologi, merekomendasikan agar menghindari gaya rambut yang menarik rambut terlalu kencang.
"Pilih gaya yang lebih longgar, dan pastikan ekstensi atau wig yang dipakai tidak terlalu ketat," saran Hill.
Mengganti gaya rambut secara berkala juga bisa membantu folikel rambut beristirahat, sehingga mengurangi risiko kerontokan.
Berita Terkait
-
Harga Ikat Rambut Ikonik Erling Haaland di Piala Dunia 2026, Ternyata Ladang Cuan Sang Striker
-
Main ke Kantor Kemenpora, Nagita Slavina Pakai Ikat Rambut Branded Seharga Rp9,6 Juta
-
Bando Lebih Mahal dari Baju, Nagita Slavina Pernah Pakai Ikat Rambut Seharga Motor Bekas
-
Ikat Rambut Nagita Slavina Harganya Rp10 Juta, Netizen Auto Syok: Rp10 Ribuan Juga Udah Bagus
-
Ikat Rambut Nagita Slavina Bikin Syok, Harganya Rp10 Juta: Hilang Langsung Deg-degan Parah
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua
-
Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh
-
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya
-
Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL