Suara.com - Ajang kecantikan Miss Grand International 2024 yang digelar di Bangkok, Thailand, menyisakan cerita yang cukup menghebohkan. Dalam ajang ini, perwakilan India Rachel Gupta berhasil tampil unggul di antara 68 finalis lainnya dan dimahkotai sebagai pemenang. Posisi runner up 1 diberikan kepada Christine Juliane Opiazza asal Filipina, sementara runner up 2 jatuh kepada Miss Grand Myanmar 2024, Thae Su Nyein. Namun yang menarik, Thae Su Nyein tampak tidak terima dengan hasil akhir tersebut. Dalam banyak video yang beredar, perempuan tersebut terlihat menangis lantaran tidak terima dengan posisi runner up 2.
Kejadian ini pun langsung menjadi sorotan dunia. Dan menanggapi keramaian tersebut, pihak Miss Grand International akhirnya memutuskan mencabut gelar runner up 2 kepada Miss Grand Myanmar 2024 tersebut.
Kronologi Pencabutan Gelar kepada Miss Grand Myanmar 2024
Sesaat setelah pengumuman pemenang, tampak video yang memperlihatkan Miss Grand Myanmar dengan bibir bergetar menahan tangis di atas panggung. Ia berpose bersama kedua pemenang lainnya, namun dengan senyum yang dipaksakan. Thae Su Nyein kemudian turun panggung dan tangisnya meledak dalam pelukan seorang lelaki. Ia diduga tidak terima dengan keputusan juri yang memberinya posisi runner up 2. Beberapa bahkan menyebut bahwa perempuan itu melepas mahkotanya dengan marah begitu turun dari panggung.
Thae Su Nyein kemudian diketahui melakukan sebuah siaran langsung di Facebook sesaat setelah malam penganugerahan selesai dilakukan. Ia secara terbuka menyatakan menolak posisi runner-up 2 karena meyakini dirinya berhak mendapatkan posisi yang lebih tinggi.
Ia juga kecewa karena tidak memperoleh gelar lain, seperti Best National Costume, Popular Vote, dan Country of the Year. Situasi yang ada semakin keruh ketika Htoo Ant Lwin melayangkan tuduhan pada Presiden Miss Grand International Organization, Nawat Itsaragrisil, bahwa akan menjual mahkota tersebut seharga US$25,000.
Tidak tinggal diam dengan kekisruhan tersebut, beberapa hari berselang, akun Instagram resmi Miss Grand International menyatakan bahwa gelar Thae Su Nyein secara resmi telah dicopot. Ini ini dilakukan karena Thae Su Nyein dinyatakan telah melanggar sejumlah peraturan yang berlaku, terkait dengan perilaku dan tindakan tak pantas yang ia lakukan.
Kemitraan yang Diputus
Miss Grand International Organization kemudian mengambil langkah tegas dengan mencabut gelar dari Thae Su Nyein. Tidak berhenti di sana, organisasi ini juga menyatakan pemutusan kemitraannya dengan Myanmar, dan mengutarakan bahwa sebaiknya Myanmar membuat acara beauty pageant sendiri agar dapat memenangkan setiap gelar yang ada.
Baca Juga: Nova Liana Pakai Kostum Rumah Makan Payakumbuh di Ajang Miss Grand International 2024
Meski demikian, Nawat Itsaragrisil, presiden Miss Grand International Organization, juga menyampaikan bahwa masih ada kemungkinan pihaknya untuk bermitra dengan Myanmar lagi di kemudian hari. Namun larangan seumur hidup telah diberikan pada Htoo Ant Lwin, Direktur Nasional Miss Grand Myanmar, dengan alasan kurangnya sportivitas dan kredibilitas bisnis yang ia miliki akibat apa yang dilakukannya sebelumnya.
Tentu saja hal ini menjadi sebuah kerugian besar bagi Myanmar, karena tak lagi dapat mengikuti gelaran rutin tersebut untuk turut mempromosikan negaranya.
Itu tadi sekilas tentang kronologi Miss Grand Myanmar dicabut gelarnya dari Miss Grand International karena menolak gelar yang diberikan, dan merasa pantas mendapatkan posisi lebih tinggi.
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana