Suara.com - Sosok Tiko belakangan menjadi perbincangan karena sikapnya yang dinilai amanah dalam menggunakan uang donasi dari publik. Sorotan ini membuat informasi tentang Tiko banyak dicari tahu, salah satunya soal biodata dan nama aslinya. Kira-kira, siapa nama asli Tiko?
Tiko pertama kali menuai perhatian sekitar tahun 2022 lalu ketika videonya merawat sang ibu, Eny, di rumah mewah yang terbengkalai viral. Publik yang bersimpati dengan kehidupan Tiko dan Ibu Eny pun kompak mengumpulkan uang donasi.
Kala itu, Tiko diketahui telah merawat sang ibu yang menderita depresi selama belasan tahun. Keduanya menjalani hidup yang sangat seadanya di rumah gedong mereka yang tak dialiri listrik. Ayah Tiko kabarnya meninggalkan mereka beberapa tahun sebelumnya.
Sekarang Tiko kembali dibicarakan buntut kasus dugaan penyelewengan donasi oleh korban penyiraman air keras, Agus Salim. Adab Tiko dalam menggunakan uang donasi ramai dibanding-bandingkan dengan Agus Salim. Terlebih karena Tiko dan Agus Salim sama-sama pernah dibantu oleh Pratiwi Noviyanthi alias Teh Novi.
Soal biodatanya, Tiko diketahui memiliki nama asli Pulung Mustika Abima. Ia lahir pada tahun 1999 dan merupakan anak semata wayang dari pasangan Eny Sukaesih serta Herman Moedji Susanto.
Tiko terpaksa putus sekolah lantaran harus mengurus ibunya yang menderita depresi. Ia baru berkesempatan sekolah lagi pada tahun 2023. Saat itu, Tiko menempuh pendidikan di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Narakreatif untuk mendapatkan ijazah Paket B (setara SMP).
Setelah lulus Paket B, Tiko mengaku ingin lanjut mengejar Paket C atau setara ijazah SMA (Sekolah Menengah Atas). Namun sejauh ini belum diketahui apakah Tiko sudah menyelesaikan Paket C-nya atau belum.
Tiko sendiri sekarang sibuk menjalani berbagai pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Apalagi ia kini telah menikah dan memiliki seorang anak, tentu kebutuhannya kian bertambah. Pekerjaan yang digeluti oleh Tiko adalah jualan kue tradisional serta rutin membuat konten YouTube Tiko Daily Vlog.
Melansir data Social Blade, Tiko diperkirakan bisa mengantongi pendapatan yang cukup banyak dari kanal YouTube. Di mana per bulannya ia diestimasikan mendapat penghasilan Rp1,3 juta hingga Rp21 juta. Namun perlu diingat bahwa estimasi tersebut belum termasuk endorsement, sehingga jumlahnya mungkin saja berubah.
Baca Juga: Mengintip Macam-Macam Menu Jualan di Kedai Tiko, Ada Super Promo setiap Hari Jumat!
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali