Suara.com - Kekayaan Momo eks Geisha tengah menjadi sorotan setelah kabar suaminya, Nicola Reza Samudra, memberi hadiah lapangan futsal berstandar FIFA untuk anak mereka kembali viral di media sosial.
Tentu saja hadiah fantastis ini mengharuskan Reza untuk merogoh kocek dalam-dalam. Namun dengan kesuksesan usahanya, tentu sang crazy rich Malang tidak kesulitan untuk menghadiahkan anaknya lapangan bola.
Reza memang tidak segan memberikan kemewahan untuk kehidupan istri dan anaknya. Tidak heran bila keluarga itu menempati hunian yang disebut-sebut mencapai harga Rp60 miliar.
Tak main-main, rumah itu memang sangat luas dan dilengkapi dengan banyak fasilitas, misalnya lapangan golf dan danau pribadi. Momo dan suami sampai mempekerjakan 20 asisten rumah tangga (ART) dan chef pribadi di kediamannya.
"Asisten rumah tangga juga ada yang masakin lagi. Jadi asisten rumah tangga tahunya cuma kerja aja, makannya udah disiapin," ujar Momo di Instagram @/lambegosiip, dikutip pada Selasa (12/11/2024).
"Security itu ada 4. Anak kebersihan yang laki-laki itu berapa ya? 5 kali ya," sambungnya sehingga pembawa acara menyimpulkan ada sekitar 20 pegawai di rumah mewah tersebut.
Namun siapa menyangka, kemewahan hunian itu juga sempat membuat Raffi Ahmad bertingkah tidak biasa?
Hal itulah yang tampak di unggahan akun TikTok @/mediaindependent. Raffi yang notabene tidak kalah kaya raya tengah menyambangi rumah Momo di Malang.
Setibanya di sana, Raffi langsung melepaskan sepatunya, "Buka sepatu ah. Rumah orang kaya nih."
Baca Juga: Kekayaan Nicola Reza Samudra, Suami Momo Geisha Kasih Hadiah Stadion Berstandar FIFA Buat Anak
"Apaan sih?!" cegah Momo. "Beneran! Jangan! Jangan!"
Raffi sempat berusaha untuk tetap melepaskan sepatunya, bahkan mengajak serta kru yang dibawanya untuk melakukan hal serupa. Namun Momo kembali mencegahnya.
"Ih udah pakai aja. Sumpah. Enggak apa-apa, nggak apa-apa," kata Momo lagi.
Tag
Berita Terkait
-
Kekayaan Nicola Reza Samudra, Suami Momo Geisha Kasih Hadiah Stadion Berstandar FIFA Buat Anak
-
Pekerjaan Nicola Reza Samudra, Suami Momo Geisha Hadiahi Anak Stadion Standar FIFA
-
Selain Raffi Ahmad, Gus Miftah hingga Giring Ganesha Belum Laporkan Harta Kekayaan ke KPK
-
Sampai Kapan Raffi Ahmad dkk Bisa Sembunyikan Harta Kekayaan dari LHKPN? Ini Aturan Tegas KPK
-
Tanggapi Kisruh Andre Taulany Parodikan Gelar Raffi Ahmad, Feni Rose: Lagian Kantor yang Kasih di Ruko
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan