Suara.com - Farhat Abbas seakan tidak pernah lepas dari kontroversi. Sembari membela Agus Salim yang diduga telah menyelewengkan dana donasi, Farhat juga terlibat konflik dengan Denny Sumargo serta sekelompok warga yang mengaku uangnya telah digelapkan.
Kelompok pelaku UMKM yang dikoordinir oleh Andi Muhammad Rifaldy itu mendatangi rumah Farhat dan menuntut pengembalian dana sebesar Rp55 miliar. Bukan hanya Farhat, pengacara kondang Elza Syarief juga ikut disentil oleh kelompok tersebut.
"Farhat Abbas dan Elza Syarief, Anda yang mencemarkan nama baik daripada profesi Anda sendiri!" tegas Andi Muhammad Rifaldy, seperti dikutip dari TikTok @/cumicumi.com pada Jumat (15/11/2024).
Sementara itu, Farhat mengaku dijadikan kambing hitam bagi orang yang ingin menyerang Elza, yang notabene merupakan eks pengacara direktur perusahaan MeMiles, Kamal Tarachand Mirchandani alias Sanjay.
Profil dan Sepak Terjang Elza Syarief
Elza Syarief merupakan advokat, politisi, pengusaha, dosen, dan pakar hukum yang dilahirkan di Jakarta, 24 Juli 1957.
Namanya sudah malang-melintang dalam berbagai kasus hukum di Indonesia, baik untuk kasus-kasus selebritis maupun kasus besar seperti menjadi kuasa hukum Tommy Soeharto dan Muhammad Nazaruddin.
Elza diriwayatkan menamatkan pendidikan di SMA Xaverius Bandar Lampung pada tahun 1975, lalu mendapatkan gelar Sarjana Hukum dari Universitas Jayabaya (1987), Magister Hukum di bidang Hukum Bisnis Universitas Padjajaran (2003), serta Doktor di bidang Hukum Bisnis Universitas Padjajaran (2009).
Berbekal pendidikan inilah Elza sempat berkarier di kantor pengacara OC Kaligis hingga membuka firma hukumnya sendiri, Elza Syarief & Partner pada tahun 1991.
Baca Juga: Plintat-plintut Farhat Abbas: Dulu Pamer Momen Agus Salim Bisa Melihat Lagi, Kini Ganti Jawaban
Selain sebagai pengacara, Elza juga mengajar sebagai dosen di beberapa universitas seperti Universitas Internasional Batam, Universitas Jayabaya, Universitas Tarumanegara, Universitas 17 Agustus, Universitas Pancasila, serta IBLAM.
Elza juga menjadi pengajar tetap bagi calon advokat di FHP Law School serta Perkumpulan Penasihat dan Konsultan Hukum Indonesia (PERHAKHI).
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama
-
28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung