Suara.com - Minyak goreng adalah bahan pokok yang ada di hampir setiap rumah tangga karena digunakan sehari-hari untuk kebutuhan memasak. Namun, kebiasaan menyimpan minyak goreng di dekat kompor ternyata berisiko besar terhadap kualitas minyak dan kesehatan.
Mengutip informasi dari pemberitaan media online, penulis kesehatan Cate Shanahan mengatakan bahwa panas yang dihasilkan dari kompor dapat memicu oksidasi minyak goreng. Proses kimia itu membuat minyak lebih cepat rusak dan berbahaya.
Oksidasi tersebut menghasilkan radikal bebas yang dapat masuk ke tubuh dan memicu kerusakan jangka panjang.
Produsen minyak zaitun organik, Jim Savage dari Organic Roots menyarankan penyimpanan yang tepat untuk menjaga kualitas minyak.
“Area gelap, sejuk, dan kering adalah tempat terbaik untuk menyimpan minyak goreng,” ujarnya.
Menurutnya, paparan panas, cahaya, dan oksigen adalah faktor utama yang mempercepat kerusakan minyak.
Agar minyak goreng tidak cepat rusak, Chef Brian Malarkey dari Chef Life Oils memberikan saran praktis. Menurutnya, minyak goreng, seperti minyak zaitun extra virgin, minyak sayur, minyak kacang tanah, dan minyak kelapa, sebaiknya disimpan di tempat sejuk, gelap, dan jauh dari sinar matahari, termasuk peralatan dapur yang menghasilkan panas.
Selain itu, pastikan minyak disimpan dalam wadah tertutup rapat di lemari dapur yang kering. Hal ini mencegah paparan oksigen yang dapat mempercepat tengiknya minyak.
Minyak goreng tengik tidak hanya menurunkan kualitas rasa, tetapi juga berisiko bagi kesehatan karena mengandung radikal bebas.
Menyimpan minyak goreng di dekat kompor dapat mempercepat kerusakan minyak karena suhu tinggi. Selain rasa yang berubah, minyak yang tengik dapat menyebabkan dampak buruk bagi kesehatan, termasuk kerusakan sel akibat radikal bebas.
Berita Terkait
-
Harga Pangan 29 Juli 2026: Cabai, Minyak Goreng, dan Telur Ayam Kompak Naik
-
Kabar Baik! Harga Cabai, Beras, Daging Sapi hingga Minyak Goreng Turun Hari Ini
-
Waspada! Kebijakan B50 Bisa Picu Krisis Minyak Goreng dan Bencana Lingkungan Akibat Sawit
-
B50 Resmi Berlaku, INDEF Beberkan Ancaman Kenaikan Harga Minyak Goreng
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai dan Telur Kompak Turun, Minyak Goreng Kemasan Masih Merangkak Naik
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
Terkini
-
Memanas! Tiga Anggota DPRD Kota Madiun Walk Out dari Paripurna KUA-PPAS 2027
-
Belanja Auto Dicap Boros? Perempuan dan Dilema Nikmati Hasil Kerja Sendiri
-
Mitsubishi Xforce Apakah Pakai Sunroof? Ini Perbandingannya dengan Versi Lawas
-
Jelang Lawan Vietnam, Media Tetangga Sindir Timnas Indonesia dengan Bendera Belanda dan Australia
-
Tawarkan Bunga Ringan, Penyaluran KUR Perumahan dan FLPP BRI Dominasi Kuota Nasional
-
Tegas! 17 SPPG di DIY Ditutup, Buntut Kasus Keracunan hingga Masalah Izin
-
Klaim Dikriminalisasi Febrie Adriansyah Dipertanyakan, Jangan Semua Tersangka Mengaku Jadi Korban
-
Akhirnya PWI Resmi Cabut Laporan Polisi terhadap Hotman Paris
-
Anggota DPRD DKI Bongkar Dugaan Praktik Culas Trayek Mikrotrans: Saya Pernah Ditawari Rp4 Miliar
-
Totalitas Tanpa Batas! Para Pemain Bapakmu Kiper Wajib Latihan Bola Sebelum Kontrak