Suara.com - Pernikahan salah satu jebolan ajang pencarian bakat dangdut kembali menuai atensi di media sosial. Usai Putri DA yang dinikahi pengusaha dengan uang panai Rp2 miliar, kini muncul nama Nia Rose alias Nia LIDA.
Menikah pada 20 Oktober 2024, Nia LIDA juga mendapat uang panai yang tak kalah fantastis dari Putri DA. Di mana jebolan ajang "Liga Dangdut Indonesia (LIDA)" itu menerima uang panai senilai Rp1,5 miliar.
Nia LIDA juga mendapat hadiah lain berupa sebuah perusahaan dari sang suami, Andi Agung FZA. Fakta mewah ini diungkap oleh Nia ketika menjadi bintang tamu "Rumpi" episode 26 November 2024.
"Jadi tuh sebenernya kenapa akhirnya dikasih hadiah karena Nia itu kan beberapa kali menjalankan proyek gitu," tutur Nia LIDA, melansir dari tayangan ulang "Rumpi" di kanal YouTube TRANS TV Official.
"Mungkin Mas Agung melihat daripada enggak jelas ini ujungnya ke mana akhirnya dibuatkan PH (Production House) oleh mas," imbuhnya.
Kemewahan yang didapat oleh Nia LIDA tak berhenti di situ saja. Saat menikah pada Oktober lalu, Nia juga menerima mahar yang tak bisa dibilang sepele, yakni emas 77 gram dan uang senilai Rp777.777.
Bisa memberikan semua kemewahan tersebut kepada sang istri, memangnya suami Nia LIDA kerja apa? Simak ulasan singkatnya berikut ini.
Usut punya usut, Nia LIDA ternyata dipinang oleh seorang pengusaha. Andi Agung diketahui tergabung dalam perusahaan bernama CV Agung Jaya Sejahtera.
Andi Agung pun tidak berasal dari keluarga yang sembarangan. Ia merupakan anak dari pasangan H. Mohammad Jamhari dan Hj. Fitriani. Orang tua Andi Agung alias mertua Nia LIDA adalah pimpinan Yayasan Pondok Pesantren Az Zahra Loa Kulu, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
Baca Juga: Tak Balas Unggah Foto Pernikahan Nia LIDA, Putri DA Dituding Takut Kalah Saing
Andi Agung juga disebut-sebut sebagai keponakan dari pengusaha ternama asal Sulawesi Selatan, Haji Alwi. Ia adalah ayah mertua Putri DA yang merupakan pemilik perusahaan konstruksi dan tambang batu bara besar bernama PT ADJ (Alwi Dondang Jaya).
Sosok Andi Agung berhasil membuat Nia LIDA percaya bahwa pernikahan tidaklah menakutkan. Ia merasa bahwa suaminya bisa mengerti dirinya dan tetap memberinya kebebasan untuk berkarya meski sudah menikah.
"Menikah itu ternyata nggak seseram yang kita lihat di media sosial. Mikirnya setelah menikah nanti enggak bisa ke mana-mana, enggak bisa kerja lagi, enggak di-support, ternyata enggak. Alhamdulillah sampai sekarang masih diberikan kekebasan berkarya," ujar Nia dalam acara "Rumpi".
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Mengulas Forest of Noise, Kesaksian Puitis dari Tengah Perang Gaza
-
Tayang 2027, Anime Bertema Musik Studio Cabana Buka Audisi Seiyu Utama Pria
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor