Suara.com - Miftah Maulana alias Gus Miftah mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan. Keputusan tersebut diambil setelah rangkaian kontroversi adabnya terhadap penjual es teh hingga pelawak senior Yati Pesek.
Pengunduran diri Miftah Maulana disampaikan ke publik pada Jumat (6/12/2024). Pemilik Pondok Pesantren Ora Aji itu mengaku mengambil keputusan tersebut secara sadar dan dengan penuh kerendahan hati.
"Saya memutuskan untuk mengundurkan diri dari tugas saya sebagai Utusan Khusus Presiden Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan," tutur Miftah Maulana dalam konferensi pers.
Kabar pengunduran diri Miftah Maulana sebagai Utusan Khusus Presiden sontak menjadi bahasan hangat di media sosial X. Namanya lagi-lagi bertengger di jajaran trending topic dengan ratusan ribu cuitan dari netizen.
Beberapa netizen menyinggung soal fungsi jabatan Utusan Khusus Presiden yang diemban Miftah Maulana per 22 Oktober 2024. Kini mengundurkan diri, memangnya apa tugas Miftah Maulana saat jadi Utusan Khusus Presiden?
Tugas Gus Miftah saat Masih Jadi Utusan Khusus Presiden
Jabaran tentang tugas Utusan Khusus Presiden secara umum diatur dalam Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 137 Tahun 2024. Disebutkan bahwa mereka menjalankan tugas tertentu sesuai perintah dari Presiden Prabowo Subianto.
"Utusan khusus presiden melaksanakan tugas tertentu yang diberikan oleh presiden di luar tugas-tugas yang sudah dicakup dalam susunan organisasi kementerian dan instansi pemerintah lainnya," begitu bunyi pasal 18 ayat (1) PP Nomor 137 Tahun 2024, seperti dilansir Suara.com pada Jumat (6/12/2024).
Untuk tugas spesifiknya, Miftah Maulana pernah membocorkannya seusai dilantik pada akhir Oktober 2024 lalu. Ternyata salah satu tugas Miftah Maulana adalah membangun komunikasi internasional terkait moderasi dan toleransi.
"Memang ada salah satu tugas yang disampaikan itu adalah membangun komunikasi internasional terkait dengan moderasi dan toleransi. Mudah-mudahan situasi bangsa ini baik-baik saja, sehingga tidak ada gangguan soal toleransi dan moderasi," tutur Miftah Maulana di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta pada 11 Oktober 2024.
Demikian uraian singkat tentang tugas Miftah Maulana ketika menjabat sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan. Kini jabatan tersebut telah dilepas oleh Miftah Maulana.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
91% Orang Indonesia Anggap Kesehatan Holistik Penting, Ternyata Bukan Sekadar Bebas Penyakit
-
Produksi Melimpah Harga Jatuh, Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Nasib Petani Garam
-
BTN dan PPATK Renovasi 20 RTLH, Bantu Wujudkan Hunian Layak bagi Keluarga Prasejahtera
-
Cerdas! Begini Langkah Kang Edai Mengubah Desa Kemiren Jadi Naik Kelas
-
Arti Penting Berlian bagi Anggun C Sasmi: Bukan Sekadar Aksesori, tapi Self-Reward
-
5 Rekomendasi Sunscreen Ectoin untuk Memperbaiki Skin Barrier dan Anti Polusi
-
Sengketa 6,1 Hektare Kencana Bogor Memanas, AJB Dipersoalkan hingga Dugaan Rekayasa Hukum
-
5 Penyebab Bedak Cakey dan Crack di Garis Senyum, Ini Cara Mengakalinya
-
Bukan Asal Murah, Ini 5 Kriteria Tasya Kamila Saat Memilih Perabotan Rumah Tangga
-
HP 64 GB Mulai Lemot? Coba 6 Trik Sederhana Ini sebelum Ganti Ponsel