Suara.com - Adab Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah belakangan menjadi gunjingan. Hal ini terkait dengan video viral dirinya yang diduga mengolok penjual es tes saat pengajian.
Akibat etikanya tersebut, Gus Miftah dikecam publik bahkan sampai mengundurkan diri dari jabatan Utusan Khusus Presiden.
Kini tengah jadi kontroversi, Miftah Maulana sendiri pernah menyebut dirinya meniru etika Wapres Gibran Rakabuming Raka. Ungkapan Miftah disampaikan di masa kampanye saat ia membela putra bungsu Joko Widodo itu.
“Saya belajar etika dari bang Samsul @gibran_rakabuming. Matur nuwun mas Samsul,” tutur Gus Miftah di kolom caption Instagram-nya pada Januari lalu.
Kala itu Miftah membela Gibran yang dianggap tak beretika selama debat cawapres 2024. Ia mengunggah foto di mana Gibran menunduk saat bersalaman.
Pernyataan lawas Miftah tersebut kini mengundang berbagai respons dari warganet. Salah satunya dalam unggahan akun X @louis_cantika yang mengunggah tangkapan layar pernyataan Miftah.
"Pantesan belajarnya sm si samsul. La sekolah aja gak jelas,dikantor milik pemerintah saja dia masih main mobil-mobilanan. Luar biasa si Miftah,” komentar warganet.
“Owalah pantesan,” imbuh warganet lain.
“Bedanya fufufafa masih kokoh berdiri, aman dan nyaman di bawah naungan pak pres.. Salut bet sama kebesaran hati pak pres, dihina dicaci lebih parah dari rating 11/100 tapi tetap tenang saja,” tulis warganet di kolom komentar.
Baca Juga: Media Singapura Sorot Gus Miftah yang Hina Pedagang Es Teh
“Salah guru ini mah,” timpal lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan