Suara.com - Aksi pendakwah Miftah Maulana Habiburrohman mengejek penjual es teh membuat banyak warganet meradang. Bahkan masalah ini membuat Gus Miftah mundur dari jabatannya sebagai Utusan Khusus Presiden.
"Es tehmu masih banyak nggak? Masih? Ya sana dijual, gob***!" kata Gus Miftah, dikutip pada Minggu (8/12/2024). "Jual saja dulu. Nanti kalau nggak laku-laku, ya sudah, takdir."
Momen ini membuat Miftah dan keluarganya ikut menuai sorotan. Pasalnya Miftah dan sang istri, Ning Astuti, mengelola sebuah pondok pesantren bernama Ora Aji di kawasan Sleman, DI Yogyakarta.
Salah satunya seperti yang terlihat di unggahan akun TikTok @/santri_ora_aji berikut ini. Tampak sederet santri di Ponpes Ora Aji sedang duduk berjongkok mengantre di hadapan istri Miftah.
"Terimakasih bunda nyai dwi astuti ningsih Yang tiada lelahnya membimbing dan mendampingi kami selama ini," begitulah caption yang dituliskan pengunggah video.
Tampak Ning Astuti duduk di tepi pendopo pondok pesantrennya, sementara setumpuk makanan di dalam plastik kresek merah terlihat berjajar di belakangnya.
"Semua harus semangat, semua guru-guru kamu cintai, kamu hargai, kamu dengarkan apa yang diajarkan, oke?" ucap Ning Astuti kepada para santrinya.
Setelahnya Ning Astuti mulai membagikan roti. Namun yang kemudian disoroti warganet adalah perilaku para santri, yakni sampai jalan jongkok saat menerima roti tersebut.
Sedangkan ketika membagikan roti kepada santriwati, tampak para murid perempuannya itu mencium tangan Ning Astuti berkali-kali setelah menerima sebungkus roti.
Baca Juga: Gus Miftah Dulu Mondok di Pesantren Apa? Begini Jejak Pendidikannya sebelum Jadi Pendakwah
Aksi jalan jongkok para santri inilah yang ramai dibicarakan warganet. Walau begitu, beberapa warganet juga menyebut bahwa kebiasaan tersebut muncul untuk menghormati para guru di pondok pesantren.
"Kenapa harus begituuu jalannya," komentar warganet. "Sampean lek pengen reti mang mondok mawon, ben ngertos adab e murid kalih guru (Anda kalau mau mengerti coba masuk pondok saja, supaya mengerti adabnya murid ke guru)," balas warganet lain.
"Kenapa harus jongkok gitu sih," tanya warganet. "Padahal duduk di pendoponya juga bisa," tulis warganet. "Kalo di pondok salaf itu namanya adab murid ke guru kak, mungkin ga di ajarkan di pondok modern. Aq dulu mondok juga jadi tau banget," jawab warganet lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar