Suara.com - Di balik karier yang moncer serta visual cantiknya, seorang Luna Maya juga menyimpan kegundahan tersendiri. Salah satunya yakni terpuruk gara-gara membaca komentar negatif di media sosial.
Dalam podcast di YouTube Daniel Mananta, Luna Maya membeberkan bahwa salah satu komentar negatif yang sering kali mengganggu pikirannya adalah perihal belum menikah di usia 41 tahun.
"Terakhir yang sering gue dengar adalah bahwa sesama perempuan sering kali saling menjatuhkan dan komentar yang sering gue dapat 'Gila dia belum kawin, nggak laku-laku hahaha'," ujar kekasih Maxime Bouttier itu.
Luna Maya mengaku kini sudah lebih bisa mengontrol emosi merespons komentar-komentar jahat itu. Meski ia tak memungkiri masih suka tak percaya diri sampai sekarang.
"Semakin aku tua, aku semakin secured dengan hidup aku. Jadi, ketika komen negatif itu menyerang aku, aku nggak marah," sambungnya.
Cara Menghadapi Komentar Negatif
Berkaca dari pengalaman Luna Maya, menghadapi komentar negatif bukanlah sesuatu yang mudah.
Apakah kamu seorang figur publik atau bukan, akan selalu berhadapan dengan pendapat orang lain tentang kamu. Terkadang pendapat itu valid, tapi bisa juga tidak.
Terlepas dari siapa yang memuji atau mengkritik, kamu tidak boleh membiarkan pendapat orang lain membuat kamu terus terpuruk. Berikut beberapa cara untuk menghadapi komentar negatif, dilansir dari laman motivator dan wirausahawan Gary Vaynerchuk.
Baca Juga: Satu Acara dengan Lisa BLACKPINK dan Davika Hoorne, Luna Maya Enggak Kebanting
1. Sadari bahwa mereka tidak mengenalmu sepenuhnya
Orang-orang selalu mengkritik, tetapi mereka tidak tahu siapa kamu atau apa yang kamu lakukan. Jadi, komentar mereka tak mendefinisikan dirimu sepenuhnya.
2. Kasihani mereka
Alih-alih marah, para pemberi komentar jahat itu justru perlu dikasihani. Kenapa? Karena betapa sedihnya kehidupan mereka sampai-sampai bisa meluangkan waktu untuk meninggalkan komentar jahat padamu. Seperti tak ada hal bermutu lain yang bisa mereka lakukan untuk merasa lebih baik selain menjatuhkan orang lain.
3. Sadarilah semua hanya ada di pikiranmu
Harus dipahami bahwa kamu lah yang berhak memutuskan apakah komentar negatif itu boleh mempengaruhi hidupmu atau tidak.
Kita semua pernah mendapat komentar yang kita benci, tetapi kamu harus menyadari bahwa kamu yang memiliki kendali.
Jangan biarkan pujian atau kritikan mengganggumu. Itu semua adalah ego. Fokuslah pada apa yang membuatmu bahagia dan apa yang membuat orang lain menghargaimu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
5 Lip Tint yang Tahan Lama dan Murah untuk Bibir Hitam, Mulai Rp17 Ribuan
-
5 Promo Wardah Spesial Menjelang Ramadan untuk Skincare dan Makeup
-
Jangan Salah Langkah! Ini 4 Cara Menghilangkan Chicken Skin agar Cepat Mulus Kembali
-
Flek Hitam Hilang Pakai Apa? Cek 5 Skincare Ampuh Basmi Noda Bandel dan Tunda Penuaan Dini
-
16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
-
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
-
3 Cara Memulihkan Skin Barrier Rusak Menurut Dokter Estetika
-
8 Sunscreen yang Direkomendasikan Dokter untuk Flek Hitam dan Melasma
-
5 Rekomendasi Bodycare untuk Mengatasi Chicken Skin, Bikin Kulit Kasar Jadi Halus
-
Apakah Boleh Puasa Seminggu Sebelum Ramadan? Begini Penjelasan Ulama