Suara.com - Kabar bahagia datang dari aktris Nikita Willy. Ia baru saja mengabarkan telah melahirkan anak keduanya, Nael Idrissa Djokosoetono pada 15 Desember 2024.
Kabar itu dibagikan Nikita Willy lewat Instagram pada Selasa (17/12). Diketahui ia melakukan persalinan di Amerika Serikat dengan metode water birth.
Di unggahan tersebut pula diketahui ia dibantu oleh bidan berlisensi, Abby Vidikan LM CPM dan didampingi oleh birth whisperer, Johanna Lemus Storey CPM.
"15 Desember 2024. Nael Idrissa Djokosoetono telah bergabung dengan kami di dunia, dipeluk dalam kehangatan rumah dan dikelilingi oleh orang-orang yang paling mencintai kami," tulis Nikita pada caption.
Water birth sendiri merupakan metode melahirkan normal di mana sang ibu menjalani proses persalinan dengan berendam dalam air hangat.
Metode persalinan ini memiliki beberapa keunggulan, seperti mengurangi rasa sakit, lebih rileks, dan tahapan melahirkan lebih singkat.
Lantas, bagaimana perihal biaya persalinan water birth?
Melansir dari laman Web MD, beberapa pusat bersalin dan rumah sakit di Amerika Serikat menawarkan metode water birth. Pusat bersalin adalah fasilitas medis yang menawarkan suasana lebih seperti rumah daripada rumah sakit dan pilihan yang lebih alami bagi wanita yang akan melairkan.
Jika persalinan dilakukan di rumah sakit, biayanya biasanya sama dengan persalinan normal jika ditanggung asuransi. Namun biasanya akan diminta menyewa bak mandi, yang biayanya mulai USD200 (Rp3,2 juta).
Baca Juga: Apa Itu Water Birth? Metode Persalinan Normal yang Dipilih Nikita Willy saat Melahirkan Anak Kedua
Bisa juga membeli bak atau kolam sendiri untuk persalinan di rumah, biayanya bisa berkisar antara USD65 hingga USD500 (Rp1 juta - Rp8 juta), tergantung pada seberapa mewah barang yang dipilih.
Sementara untuk biaya bidan atau bidan-perawat metode water birth di rumah akan sama dengan persalinan normal, berkisar antara USD2.000 hingga USD6.000 (Rp32,3 juta - Rp96 juta).
Jika melahirkan di rumah sakit atau pusat bersalin, biaya bidan mungkin sudah termasuk dalam biaya yang dibayarkan ke fasilitas tersebut, tetapi biasanya hanya jika mereka dipekerjakan oleh rumah sakit.
Pusat bersalin biasanya mengenakan biaya antara USD3.000 dan USD4.000 (Rp48,5 juta dan Rp64,6 juta) per kelahiran.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung