Suara.com - Banyak orang mendapatkan kesan bahwa pada bulan puasa yang akan datang, di tahun 2025, akan menjadi libur sekolah panjang seperti yang pernah terjadi beberapa periode lalu. Tapi apakah bulan puasa 2025 libur sekolah benar-benar akan panjang dan penuh selama satu bulan?
Sebenarnya agenda libur, tanggal merah, dan cuti bersama yang ada di tahun 2025 mendatang dapat dilihat pada SKB 3 Menteri. Namun demikian untuk melihat detailnya, mari cermati informasi yang ada di bawah ini agar tidak sampai salah sangka atau mengalami misinformasi.
Libur Sekolah dalam Rangka Lebaran
Pada SKB 3 Menteri yang telah diedarkan, total libur yang akan ada di tahun 2025 adalah sebanyak 27 hari. 17 hari diantaranya adalahtanggal merah atau libur nasional, 10 hari libur cuti bersama. Dalam berkas tersebut tidak terlihat adanya libur puasa 2025.
Selanjutnya jika mengacu pada kalender pendidikan untuk semester genap tahun ajaran 2024/2025 mendatang, libur bulan puasa hanya terjadi pada bagian awal bulan Ramadan saja. Libur ini akan terjadi pada tanggal 27 Februari 2025 hingga 2 Maret 2025 mendatang.
Sedangkan libur menjelang dan pada hari raya Idul Fitri sendiri diperkirakan akan dapat dinikmati pada tanggal 25 Maret 2025 hingga 7 April 2025 mendatang. Jadi artinya tidak ada agenda libur penuh selama satu bulan di bulan Ramadhan, seperti yang diisukan selama ini.
Materi Kampanye Periode Lalu
Lalu dari mana isu ini berasal?
Tidak sedikit yang menduga terjadi misinformasi terkait agenda libur penuh selama satu bulan saat puasa 2025 mendatang. Wacana ini muncul dari Tim Prabowo-Sandiaga Uno di Pilpres 2019 lalu. Sandiaga Uno kala itu mengatakan wacana tersebut setelah menghadiri konsolidasi juru kampanye nasional BPN Prabowo-Sandi, yang diadakan di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, pada pertengahan Maret 2019.
Saat itu, Sandiaga Uno menyebutkan bahwa libur selama puasa dapat dimanfaatkan untuk berbagai agenda seperti pesantren kilat, atau waktu berkualitas agar siswa dapat lebih dekat dengan keluaragnya untuk mengimbangi pengaruh teknolog informasi.
Tentu saja, karena ini adalah wacana lama, cukup banyak orang yang masih mengingatnya. Bahkan isu ini kembali muncul pada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang baru menjabat di 2024 ini.
Baca Juga: Jelang 2025, Bolehkah Umat Islam Menyusun Resolusi Tahun Baru? Begini Penjelasan Quraish Shihab
Itu tadi sekilas pembahasan apakah bulan puasa 2025 libur sekolah secara penuh atau tidak. Semoga menjadi artikel yang berguna untuk Anda, dan selamat melanjutkan kegiatan Anda berikutnya!
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak