Suara.com - Gilga Sahid dan Ndarboy Genk merupakan dua penyanyi pop Jawa yang kini populer. Jauh sebelum terkenal, keduanya memiliki cerita perjalanan karier yang penuh tantangan.
Gilga dan Ndarboy mengungkapkan betapa sulitnya awal mula karier di dunia musik. Mereka juga sempat tidak dibayar saat tampil di atas panggung. Kini, mereka sukses berkat kerja keras dan ketekunan yang membuahkan hasil.
Ndarboy Genk, yang akrab disapa Ndaru, memulai kariernya di panggung musik sejak tahun 2010. Namun, ia baru merasakan penghasilan dari tampil di panggung sekitar tahun 2017 atau 2018.
"Saat itu, saya baru mendapatkan fee atau uang manggung, itu pun cuma cukup buat bayar pemain dan kru," ujar Ndaru, dikutip dari Antara, Selasa (24/12/2024).
Perjalanan panjangnya berbuah manis seiring dengan popularitas musik ambyar yang semakin digemari masyarakat.
Tantangan yang dihadapi Ndarboy Genk tidak hanya sebatas masalah finansial. Ia harus menjaga kualitas penampilan dan peralatan musik agar tetap disukai penggemarnya.
"Kita bukan tergabung dalam label, jadi semuanya dari tabungan pribadi. Saya harus beli lighting, sound, mixer, dan update alat musik secara rutin," jelasnya.
Begitu juga Gilga Sahid. Dia mengalami masa-masa sulit saat awal berkarier. Dari tahun 2016 hingga 2019, Gilga sering tampil di kafe-kafe, namun hanya mendapat bayaran berupa makanan dan minuman.
"Kalau nggak dapet fee, ya cuma dikasih makan sama es teh. Bayarannya cuma Rp35 ribu," cerita Gilga.
Meski mendapat penolakan dari keluarga, Gilga tetap berjuang dan berkat dukungan ibunya, ia akhirnya berhasil membuktikan dirinya sebagai salah satu penyanyi pop Jawa yang terkenal.
Kini, kerja keras Ndarboy Genk dan Gilga Sahid membuahkan hasil. Mereka telah dikenal luas sebagai penyanyi pop Jawa dengan lagu-lagu hits yang disukai banyak orang. Mereka berharap dapat terus berkarya dan memberikan yang terbaik bagi para penggemarnya.
"Jangan pernah berhenti berusaha selama kita yakin dengan impian kita," kata keduanya.
Berita Terkait
-
Kaleidoskop 2025: 5 Debutan Film Indonesia Paling Booming, Ada Bunda Corla
-
Happy Asmara Mendadak Curhat Pernah Diselingkuhi Sebelum Tunangan
-
Happy Asmara dan Gilga Sahid Tengah Berduka, Potingan Jadi Sorotan
-
Happy Asmara Isyaratkan Keguguran? Unggahan Pilu Bareng Gilga Sahid Bikin Mewek
-
Bibir Terbentur Mic, Gaya Nyanyi Happy Asmara Digunjing: Banyak Tingkah
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Beda Silsilah Keluarga Dwi Sasetyaningtyas dan Arya Iwantoro, Alumni LPDP yang Viral
-
10 Ide Menu Buka Puasa Sederhana, Hemat dan Praktis untuk Keluarga di Rumah
-
Apakah Alumni LPDP Harus Kembali ke Indonesia? Pahami Aturannya!
-
Link Pendaftaran Jawara Mudik Gratis Lebaran 2026 untuk Warga Banten
-
Decluttering saat Ramadan, Tren Mindful yang Bikin Hati dan Rumah Lebih Lega
-
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
-
Deretan Fasilitas Penerima Beasiswa LPDP seperti Dwi Sasetyaningtyas
-
Cara Menukar Uang Baru yang Benar agar Terhindar dari Riba
-
Apa Itu Gamis Bini Orang? Lagi Ngehype di Ramadan 2026, Segini Harganya
-
Cara Download Bukti Pemesanan BI Pintar saat Tukar Uang Baru