Suara.com - Batu ginjal adalah endapan keras yang terbentuk dari mineral dan garam yang menumpuk di dalam ginjal atau saluran kemih. Proses pembentukannya terjadi ketika urine mengandung lebih banyak zat pembentuk kristal, seperti kalsium, asam oksalat, dan asam urat, sehingga sulit untuk diencerkan oleh cairan dalam urine.
Batu ginjal dapat berukuran kecil hingga besar dan jika tidak dilewatkan, dapat menyumbat saluran kemih dan menyebabkan rasa nyeri hebat di area pinggang. Berikut adalah daftar minuman yang dapat membantu mencegah munculnya batu ginjal:
1. Air
Konsumsi air yang cukup sangat penting dalam mencegah batu ginjal. Dehidrasi adalah salah satu faktor risiko utama batu ginjal, dan asupan air yang adekuat dapat membantu menghindari pembentukan batu ginjal.
2. Air Lemon
Perasan lemon mengandung asam sitrat yang dapat membantu mencegah pembentukan batu kalsium pada ginjal. Asam sitrat juga dapat memecahkan batu-batu kecil agar lebih mudah keluar.
3. Jus Kemangi
Daun kemangi mengandung antioksidan dan sifat anti-inflamasi yang dapat mendukung fungsi ginjal. Meskipun butuh penelitian lebih lanjut tentang efektivitasnya pada manusia, jus kemangi potensial dalam membantu mencegah batu ginjal.
4. Cuka Sari Apel
Asam asetat dalam cuka sari apel dapat melarutkan batu ginjal dan membantu mengurangi ukuran batu ginjal. Konsumsilah cuka sari apel dengan dosis yang tepat; misalkan, tambahkan 2 sendok makan cuka sari apel ke dalam 177–236 mililiter air minum.
5. Jus Seledri
Ekstrak seledri telah ditunjukkan dapat membantu memecah batu ginjal dalam beberapa penelitian. Haluskan seikat seledri dengan sedikit air, saring, dan minum sarinya.
6. Jus Cranberry
Jus cranberry mengandung asam sitrat yang dapat mencegah pembentukan batu ginjal dengan menghambat kristalisasi kalsium dalam urin. Selain itu, jus cranberry juga memiliki sifat antioksidan yang melindungi ginjal dari kerusakan akibat radikal bebas.
7. Jus Buah Delima
Berita Terkait
-
Tenggelam dalam Tuntutan, Terbungkam oleh Stigma: Potret Buram Kesehatan Mental Remaja
-
Sudah Saatnya Night Eating Syndrome Menjadi Perhatian Nasional
-
Masyarakat Makin Sadar Kesehatan Kulit, Teknologi Kelas Dunia dan Dokter Andal Semakin Jadi Pilihan
-
Sering Terpapar Berita Krisis Iklim, Bisakah Picu Gangguan Kesehatan Mental?
-
Biaya Perawatan Gigi di Indonesia Termasuk Tertinggi di Asia Tenggara, Ternyata Ini Penyebabnya
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian
-
Tak Ada di KUHAP, Penanganan Kasus Eks Jampidsus Tak Boleh Diberi Perlakuan Istimewa
-
Aroma Persaingan Pileg 2029 Mulai Terasa, Waketum PAN Soroti Keberanian Kaesang Nyaleg di Jateng
-
Viral Kabar Ajudan Febrie Adriansyah Ditembak Orang Misterius, Polisi: Hoaks
-
Jadwal Pasar Murah di Kampar dan 4 Kecamatan Wilayah Pekanbaru
-
Debut Gemilang Mitchell Baker, Cetak Hattrick untuk Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Soal Kasus Eks Jampidsus, Akademisi dan Mahasiswa Kompak Ingatkan Jaga Rasa Keadilan Publik
-
Agustiar Sabran Resmi Pimpin PB Percasi 2026-2030, Ini Targetnya