Suara.com - Akhir tahun dimanfaatkan mantan Menteri Pariwisata RI, Sandiaga Uno untuk berlibur bersama keluarga. Menariknya, pria berusia 55 tahun tersebut memilih Amerika Serikat (AS) sebagai destinasi kali ini karena alasan khusus.
Dalam media sosialnya, Sandiaga Uno menyebut, jika dirinya memilih liburan ke Boston, untuk sekalian mengunjungi dua putrinya yang diketahui sudah sejak lama menempuh pendidikan dan bekerja di sana.
"Memanfaatkan libur di akhir tahun untuk ngunjungin anak-anak di Boston, AS," tulis dia dalam cuitannya di akun X pribadinya seperti yang Suara.com kutip pada Rabu (25/12/2024).
Sandiaga Uno merasa bahagia sebab akhirnya keluarganya bisa berkumpul dan menikmati liburan lengkap bersama. Sebab, hal ini menjadi sesuatu yang diimpikan lima tahun ke belakang.
"Sudah 5 tahun nggak liburan bareng, komplit lagi, semua bisa ikut. Senangnya, alhamdulillah," pungkasnya sambil membagikan potret keluarga di tengah suasana musim dingin di Boston.
Diketahui, anak pertama Sandiaga Unondan Nur Asia, Anneesha Atheera Uno menempuh pendidikan sarjana di Northeastern University, Boston, Massachusetts, AS dan lulus dengan gelar Bachelor of Arts dari jurusan Human Services and Communication Studies.
Berdasarkan akun LinkedIn, Atheera bekerja di lembaga penelitian bioteknologi, MassBioEd Foundation, yang berbasis di Cambridge, Massachusetts, AS selama tiga tahun. Perempuan kelahiran California, AS, 25 Juli 1997 ini menjabat sebagai Manager of Courses and Industry Partnerships.
Kini ia menikah dan menetap di AS bersama suaminya, Panji. Keduanya menikah di New York pada September 2023 lalu.
Sementara anak kedua Sandiga Uno, Amyra Atheefa Uno juga telah berhasil menyelesaikan pendidikannya di Northeastern University Boston, Amerika Serikat dalam Combined Major, yakni Human Services dan Communication Studies.
Baca Juga: Drama Korea 'Lovely Runner' Jadi Drama Terbaik Versi Majalah TIME Amerika
Menariknya latar belakang pendidikan anak-anak Sandiaga Uno ini justru mendapatkan banyak kritik di media sosial, termasuk kolom komentar postingan liburannya bersama keluarga.
Tak sedikit yang bertanya-tanya mengenai alasan Sandiaga Uno memilih untuk menyekolahkan anak-anaknya di Amerika Serikat dibandingkan di Indonesia. Padahal, ia pernah menjabat sebagai pejabat publik.
"Pejabat NKRI. Anak disekolahin di luar negeri. Sakit berobat ke luar negeri. Ngabisin liburan di luar negeri. Tapi koar-koar; "Berobatlah di dalam negeri." "Liburanlah di dalam negeri." "Pendidikan kita nggak kalah dengan pendidikan luar." Omongan dengan perbuatan, beda," tulis @hid****.
"Sekolah Internasional di Indonesia mahal ya pak kena pajak 12 %? Jadi mendingan sekolahin anak diluar. Coba sesama menteri ngomong gitu. Eh Mendiknas, sekolah yang lo urus jelek dan mahal pula," ujar @sat****.
"dr level paling atas sampai pejabat kelas kecamatan, anaknya alergi sekali sekolah negeri, mereka berbondong2 masuk sekolah swasta, kalau ada sekolah negeri unggulan, pakai kekuasaan mereka agar anaknya bisa masuk kesana," pungkas @seo****.
"Lama - lama sekolah dalam negeri cuma di peruntukan kalangan ampas negara,bukannya pemerintah bahu membahu memperbaiki infrastruktur pendidikan dalam negeri biar kualitasnya di akui seenggaknya di taraf asia aja deh Malah berbondong - bondong nyekolahin anak keluar negeri," tambah @cup****.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Di Antara Pelarian, Prasangka, dan Cinta dalam Novel Honor Bound
-
Mas Botok Pati di DPR: Kami Tak Suka Anarkis, Datang ke Jakarta Tuntut RUU Perampasan Aset Disahkan!
-
Polisi Telusuri Aliran Dana Bisnis Benih Lobster Ilegal di Garut, 3 Orang Jadi Tersangka
-
Poin Penting Instruksi Tegas Prabowo Tangani Karhutla Kalbar, 1.500 Personel TNI Dikerahkan
-
Kaspersky Blokir 250 Ribu Serangan Ransomware di Asia Pasifik, AI Bikin Ancaman Makin Adaptif
-
Bukan Cuma Tempat Barang Kuno, Ini Wajah Baru Museum NTB yang Siap Mendunia
-
6 Cara Pakai Essence agar Menyerap Maksimal untuk Kulit Wajah, Makin Glowing dan Kenyal
-
5 Mesin Cuci 2 Tabung yang Hemat Listrik dan Murah untuk Rumah Tangga, Harga Rp1 Jutaan
-
Dadah-dadah Prabowo dengan Latar Asap Kebakaran Kalimantan, Publik: What Next Mr Presiden
-
Mauro Zijlstra Terdepak dari Skuad Persija, Arema FC Jadi Kesempatan Kedua