Suara.com - PSSI resmi memecat pelatih Timnas, Shin Tae-yong. Pemecatan terhadap Shin Tae-yong disampaikan sendiri oleh Ketua PSSI, Erick Thohir.
"Pak Mardji sudah ketemu Coach STY tadi pagi dan coach STY sudah menerima surat menyuratnya, nanti ada proses yang berikutnya mengenai hubungan kita yang sudah berakhir, saya ucapkan terima kasih sekali lagi," kata Erick dalam pernyataan persnya, Senin (6/1/2024).
Soal pemecatan Shin Tae-yong, sang anak yakni Shin Jaewon juga pesepakbola turut bersuara. Menurut Jae-won, ayahnya sudah bekerja keras selama menjadi pelatih Timnas Indonesia.
"Terima kasih atas kerja keras kalian semua. Ayah sudah melakukan yang terbaik buat Indonesia. Semua keluargaku tahu semuanya," tulis Shin Jae-won di Instagram Story milinya, dikutip Senin (6/1/2025).
Shin Jaewon juga mempertanyakan soal prestasi sang ayah yang membawa Timnas Indonesia ke peringkat 3 di kualifikasi Piala Dunia.
"Memangnya buruk ya menjadi peringkat 3 di kualifikasi Piala Dunia setelah berada di peringkat 50 FIFA selama 5 tahun?" tanyanya.
Diketahui Shin Tae-yong memimpin skuad Garuda sejak tahun 2020 lalu. Ia memberikan berbagai terobosan pada Timnas Indonesia sejak menjabat.
Di bawah pimpinan Shin Tae-yong pula Timnas berhasil melaju ke putaran 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026. Kualifikasi tersebut masih berlangsung dan Indonesia sementara berada di peringkat ketiga.
Baca Juga: 3 Calon Pengganti Shin Tae-yong Diungkap Erick Thohir, Tiba 11 Januari di Indonesia
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya
-
50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus