Suara.com - Lebih dari 5 tahun memimpin Timnas Indonesia, Shin Tae-yong tentu memiliki kesan tersendiri bagi pemain hingga penikmat sepakbola. Pelatih asal Korea Selatan itu bahkan digandrungi lantaran prestasinya memimpin skuad Garuda sejak 2019 lalu.
Kini dipecat PSSI, berikut kebiasaan-kebiasaan unik Shin Tae-yong yang nampaknya bakal dirindukan banyak penggemar, apa saja?
1. Jahil ke Pemain
Shin Tae-yong dikenal jahil ke para pemain Timnas Indonesia. Tak heran para pemain juga cukup dengan pelatih 54 tahun itu. Tak sedikit pemain bahkan memanggil Shin Tae-yong dengan sebutan bos.
Saking akrabnya, Shin Tae-yong juga sempat diceburkan ke sebuah kolam saat bercanda dengan pemain Timnas.
2. Berdiri 90 Menit
Sebagai pelatih, Shin Tae-yong disebut bisa tahan berdiri selama permainan berlangsung. Ia disebut mampu berdiri sepanjang pertandingan di pinggiran lapangan sambil memberi arahan.
3. Ramah dengan Penonton
Usai pertandingan selesai, Shin Tae-yong dikenal ramah dengan menyapa para penonton. Ia biasanya mengitari lapangan untuk menyapa penonton. Tak heran Shin Tae-yong mendapatkan banyak cinta dari para penggemar sepakbola.
Baca Juga: Justin Hubner: Saya Tidak Melihat Alasan Kita Harus Ganti Pelatih
Diketahui Shin Tae-yong mengawali karier sebagai pelatih Timnas Indonesia pada Desember 2019. Ia memberikan berbagai terobosan pada Timnas Indonesia sejak menjabat.
Di bawah pimpinan Shin Tae-yong pula Timnas berhasil melaju ke putaran 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026. Kualifikasi tersebut masih berlangsung dan Indonesia sementara berada di peringkat ketiga.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali