Suara.com - Seblak tengah menjadi perbincangan seiring dengan cerita Irwan Mussry dan Reino Barack yang baru menyicipi makanan khas yang satu ini. Sebagai orang yang baru perdana makan seblak, Irwan Mussry pun cukup terkesan.
Bagian yang membuat Irwan Mussry terkesan adalah kuah seblak. Suami Maia Estianty itu menyebut kuah seblak bak "aset berharga" yang kelezatannya sangat otentik.
"Saya sejujurnya baru denger seblak tu baru hari ini, terus saya coba," kata Irwan Mussry di acara televisi, seperti dilansir Suara.com pada Selasa (7/1/2025).
"Kalau saya lihat ini, asetnya adalah kuahnya karena enak. Enak sekali, otentik lah menurut saya," imbuh konglomerat tersebut.
Lantas, apa yang sebenarnya membuat kuah seblak istimewa sampai-sampai disebut sebagai aset oleh suami Maia Estianty tersebut? Berikut ulasannya.
Kuah Seblak Terbuat dari Apa?
Seblak memang menjadi makanan yang cukup viral. Dengan begitu, tak heran jika makanan khas Bandung ini menjadi cukup mudah ditemukan di wilayah lain.
Satu mangkok seblak biasanya memiliki isian kerupuk, ceker, cilok, telur, dan masih banyak lagi. Isian seblak memang bisa disesuaikan dengan selera Anda. Jika dilihat dari isinya, seblak memang tidak memiliki sesuatu yang istimewa. Namun, ciri khas seblak memang ada pada kuah yang menggunakan kencur atau cikur dalam bahasa Sunda.
Pemberian cikur pada kuah seblak membuat makanan ini memiliki cita rasa sedikit pahit dan hangat. Aroma dari rempah-rempah satu ini juga kerap dianggap sebagai alasan mengapa seblak sering kali menggugah selera.
Baca Juga: 5 Fakta Menarik Seblak: Makanan 'Orang Kepepet' yang Bikin Takjub Reino Barack
Pemberian nama seblak ternyata juga tidak terlepas dari sensasi yang ditimbulkan kencur itu sendiri. Sebab, pada dasarnya seblak adalah serapan dari kata segak atau nyegak. Dalam bahasa Sunda, keduanya berarti menusuk hidung atau menyengat.
Meski begitu, saat ini olahan seblak sudah banyak dimodifikasi. Artinya, Anda dapat menemukan penjual seblak yang menjual makanannya dengan rasa manis atau asin saja, tanpa menonjolkan rasa pedas yang sebenarnya menjadi ciri khasnya.
Dibandingkan kuahnya, saat ini seblak lebih identik dengan kerupuknya. Alih-alih dimasak sampai mengembang, kerupuk akan dalam semangkuk seblak akan dibiarkan setengah matang karena hanya dimasak dengan cara merebusnya.
Walaupun berhasil menjadi salah satu makanan terpopuler saat ini, asal usul seblak memang tidak diketahui secara pasti. Akan tetapi, makanan ini memang pertama kali diperkenalkan oleh warga Jawa Barat, Bandung tepatnya.
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri
Berita Terkait
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda