Suara.com - Menjadi siswa eligible dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) adalah langkah awal yang penting bagi siswa kelas 12 yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri (PTN).
Apakah status sebagai siswa eligible ini menjamin kelulusan otomatis dalam SNBP? Apakah proses seleksi tetap akan berlangsung dengan mempertimbangkan berbagai faktor dan kriteria yang ditetapkan oleh masing-masing PTN?
Apa Itu Siswa Eligible?
Siswa eligible adalah siswa yang memenuhi syarat untuk mendaftar SNBP berdasarkan pemeringkatan yang dilakukan oleh sekolah. Pemeringkatan ini pada umumnya didasarkan pada nilai rata-rata semua mata pelajaran dari semester 1 hingga 5. Selain itu, sekolah juga bisa menambahkan kriteria lain, seperti prestasi akademik atau non-akademik, untuk menentukan peringkat siswa. Jumlah siswa yang masuk dalam pemeringkatan sesuai dengan kuota yang ditentukan berdasarkan akreditasi sekolah:
- Sekolah terakreditasi A: Kuota 40 persen siswa terbaik
- Sekolah terakreditasi B: Kuota 25 persen siswa terbaik
- Sekolah terakreditasi C: Kuota 5 persen siswa terbaik
Apakah Siswa Eligible Pasti Lolos SNBP?
Meskipun status sebagai siswa eligible memungkinkan untuk mendaftar SNBP, namun hal ini tidak menjamin kelulusan otomatis. Menurut data, sebanyak 82% siswa eligible yang mendaftar melalui jalur SNBP gagal lolos masuk PTN yang dituju. Hal ini menunjukkan bahwa persaingan dalam SNBP sangat ketat, dan ada juga faktor lain yang mempengaruhi hasil seleksi.
Faktor-faktor yang mempengaruhi kelulusan SNBP adalah sebagai berikut:
- Nilai Rapor dan Prestasi: Nilai akademik yang konsisten dan prestasi tambahan, seperti penghargaan dalam kompetisi, dapat menjadi pertimbangan penting dalam seleksi.
- Rekam Jejak Sekolah: Beberapa PTN mempertimbangkan rekam jejak kinerja sekolah asal siswa dalam proses seleksi.
- Kesesuaian Pilihan Program Studi: Memilih program studi yang sesuai dengan latar belakang pendidikan dan minat dapat meningkatkan peluang diterima.
- Portofolio: Bagi program studi tertentu, seperti seni dan olahraga, portofolio menjadi komponen penting dalam penilaian.
- Kesehatan: Beberapa program studi memerlukan kondisi kesehatan tertentu yang harus dipenuhi oleh calon mahasiswa.
Jadi dapat disimpulkan bahwa menjadi siswa eligible memang merupakan langkah awal yang penting dalam proses seleksi SNBP, namun tidak menjamin kelulusan otomatis.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi