Suara.com - Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Depok resmi tidak memperpanjang kontrak kerja Sandi Butar Butar yang telah mengabdi selama hampir 10 tahun. Hal ini tertuang dalam Surat Keterangan Kerja tertanggal 2 Januari 2025.
Sandi tidak bisa melanjutkan masa kerjanya yang dimulai sejak 10 November 2015. Keputusan itu diteken langsung oleh Plt Kepala Bidang Pengendalian Operasional Kebakaran dan Penyelamatan, Tesy Haryanti.
"Masa kerja (Sandi Butar Butar) sejak 10 November 2015 sampai dengan 31 Desember 2024. Alasan berhenti (karena) tidak diperpanjang kontrak,” demikian bunyi isi surat tersebut.
Tidak diperpanjangnya masa kerja Sandi Butar Butar kemudian menyita perhatian banyak orang. Memang siapa sosok pria tersebut? Cari tahu selengkapnya melalui informasi yang telah dirangkum berikut ini.
Sosok Sandi Butar Butar
Sandi Butar Butar dikenal sebagai petugas damkar yang vokal terhadap masalah di lingkungan kerjanya. Ia pernah merasa kesal usai bertugas di Perumahan Tirta Mandala, Sukamaju, Kota Depok, Rabu (7/11/2024).
Kebakaran saat itu mengakibatkan empat warga yang juga sekaligus karyawan agen gas mengalami luka bakar. Namun, saat posisi sudah siap, selang yang dipegangnya malah tak berfungsi padahal mesin telah dinyalakan.
"Sudah siap nyemprot, pada saat dinyalakan mesinnya, mesinnya tidak berfungsi, (para) warga menilai dan menyaksikan kejadian itu," kata Sandi Butar Butar saat itu.
Rupanya, mesin power take-off (PTO) bermasalah karena mengeluarkan asap ketika akan dipakai untuk memadamkan api. Atas dasar ini, Sandi kesal karena warga setempat sampai harus ikut turun tangan membantu.
Baca Juga: Satu Keluarga Tewas Terbakar Saat Api Melalap Sejumlah Rumah di Papanggo
Di sisi lain, Sandi juga pernah memprotes soal tidak adanya peremajaan alat atau unit mobil pemadam yang seharusnya dilakukan setiap tahun. Ia mengungkap bahwa pihak damkar hanya mengganti stiker predikat lulus uji KIR.
"Jadi, itu bohong mereka, itu unit enggak (pernah) dibawa ke Dishub, enggak uji KIR, itu cuma stiker doang, mereka melepas stiker, terus dipasang stiker baru, enggak ada namanya peremajaan" beber Sandi.
Mengacu pada hal itu, Sandi bahkan sampai mengajak debat kepala bidang sarana dan prasarana serta pejabat Dinas Damkar lainnya. Ia berani dipecat jika apa yang diucapkannya tidak sesuai dengan fakta.
Adapun nama Sandi semakin dikenal publik usai membongkar kerusakan peralatan di UPT Damkar Cimanggis. Ia melakukan room tour dan menunjukkannya melalui sebuah video yang diunggah di media sosial pada Juli 2024.
"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, selamat datang room tour di kantor Pemadam Kebakaran Kota Depok. Silahkan untuk warga Kota Depok, saya mohon maaf sekali. Setiap ada telepon di UPT kami dan UPT-UPT lainnya mengenai pohon tumbang. Bukan kami tidak mau mengerjakan, tapi sensor kami rusak," ujar Sandi.
Tak hanya itu, Sandi yang didampingi kuasa hukumnya Deolipa Yumara juga pernah melaporkan dugaan korupsi Dinas Damkar Depok. Ia membuat laporan ke Kejari Kota Depok pada Senin (9/9/2024) silam.
Berita Terkait
-
Selain Dibungkam Uang Suap, Sandi Damkar Depok Curhat Tolak Tawaran PNS: Sama Aja Jilat Ludah Sendiri
-
Klaim Duit Suap Dikasih ke Panti Asuhan, Sandi Damkar Depok Siap Masuk Bui: Penyuap Saya Harus juga Ditangkap!
-
Ngaku Disuap Agar Bungkam, Sandi Blak-blakan soal Uang Tutup Mulut Pejabat Damkar Depok: Kejaksaan Tahu Semua
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan