Suara.com - Sosok Yuli Setyabudi yang dikenal sebagai salah satu anggota polisi di Palu, Sulawesi Tengah kembali viral. Usai sempat menuai kontroversi karena memberikan kritik keras terhadap institusi Polri soal pemotongan anggaran, kinia menuai kecaman usai menyebar sayembara atau tantangan.
Hal ini bermula ketika Yuli merespons komentar seorang warganet yang tidak terima dengan tindakan polisi yang kerap melakukan penembakan di bagian kaki saat mengejar pelaku dalam sebuah kasus.
"Jadi guys ada yang komentar, polisi kok nembak kaki ya, kata dia tangkap dulu baru tembak kaki, mustahil lari terus ditembak kena kaki. Karena dia sebut polisi, kebetulan juga saya ini juga masih polisi atau kita buat challenge saja, kita janjian, kamu ke Palu, ke alamatku," ucap Yuli menantang warganet tersebut.
Tak main-main, Yuli pun juga secara terang-terangan menantang sang warganet untuk mencoba lari dan ia akan mencoba menembak warganet tersebut. "Nanti kamu lagi lari, saya tembak, kena kaki atau tidak, gimana? Nanti kita kasih hadiah, siapa yang menang," lanjut Yuli.
Challenge 'tembak kaki' ini pun mendadak membuat Yuli mendapat perhatian publik.
Lalu, siapa sebenarnya sosok Yuli Setyabudi? Simak inilah profilnya selengkapnya.
Profil Yuli Setyabudi
Briptu Yuli Setyabudi atau akrab disapa Yuli dikenal sebagai salah satu anggota Polri yang juga berprofesi sebagai seorang konten kreator.
Saat ini, Yuli memiliki pengikut di Instagram sebanyak 154 ribu pengikut dan 80 ribu lebih pengikut di Tiktok.
Di awal ketenarannya sebagai konten kreator, Yuli diketahui ditugaskan di Polsek Kulawi, Sulawesi Tengah.
Namun, di pertengahan tahun 2024 Yuli terkena kasus pencemaran nama baik Polri lantaran ia mengkritik kebijakan pemotongan anggaran dan membahas soal kasus mobil bodong.
Akibat tindakannya, Yuli dijatuhi sanksi demosi dan dimutasi ke Polda Sulawesi Tengah. Tak hanya dimutasi, Yuli juga sempat dipenjara dengan napi napi lainnya karena kasus kode etik yang ia lakukan.
Sejak bebas dari penjara, Yuli pun kembali aktif membuat konten dan membagikan berbagai aktivitasnya sebagai seorang polisi.
Ia juga kerap merespons banyaknya kritik warga terhadap Polri. Baru-baru ini, ia kembali viral karena menantang warganet yang mengkritiknya dengan tantangan tembak kaki.
Klaim
Setelah video 'tembak kaki' viral, Yuli buka suara lewat Story Instagram. Ia mengaku video aslinya telah dipotong sembari memention sebuah akun.
"Any*ng pintar sekali potong video. Kau pikir saya takut, kau potong-potong video. Video orinya masih ada guys. @feedgramindo, susah ya cari view sampai potong-potong video orang," tulisnya.
Kontributor : Dea Nabila
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Liburan Agustus Lebih Hemat! Ada Diskon di Wisata Nako Pasir Angin Bareng BRI
-
Satgas Galapana DPR RI ke Ruteng, Kumpulkan Menteri hingga Bos BUMN untuk Tangani Korban Gempa
-
Bangunan Dapur MBG di Muara Enim Jadi Sasaran Maling, Motor dan Ponsel Raib
-
Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu
-
Kado Anniversary Sempat Bikin Mahalini Kesal, Rizky Febian Bongkar Rencana Rahasianya
-
Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal
-
Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes
-
73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla
-
Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat
-
Pengamat Kejaksaan: Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Anggota Tim 9