Suara.com - Komedian Nurul Qomar atau dikenal Abah Qomar menghembuskan napas terakhirnya pada Rabu (8/1/2025) kemarin. Abah Qomar meninggal dunia saat menjalani perawatan di rumah sakit karena kondisinya yang kembali drop.
Pelawak yang tergabung di grup lawak Empat Sekawan itu menjalani kemoterapi lagi karena mengidap kanker usus besar stadium 4C. Belajar dari riwayat penyakit Abah Qomar, apa saja gejala kanker usus besar? Simak penjelasan berikut ini.
Apa Itu Kanker Usus Besar?
Dikutip dari website Siloam Hospitals, kanker usus besar atau kanker kolorektal merupakan kondisi medis berupa munculnya pertumbuhan tumor ganas pada usus besar yang merupakan bagian terakhir dari sistem pencernaan. Kanker satu ini biasanya diawali oleh polip atau tumor jinak. Namun beberapa kasus tumor jinak pada usus besar berpotensi berkembang jadi sel kanker jika tidak mendapat penanganan medis.
Kanker usus besar biasanya tidak menimbulkan gejala awal sehingga banyak penderita yang terlambat dan baru menyadari mengidap penyakit ini ketika sel kanker telah menyebar. Penyakit ini terbagi menjadi beberapa stadium berdasarkan tingkat keparahannya antara lain:
Stadium awal. Dalam stadium ini, sel kanker baru tumbuh pada satu area di lapisan dalam usus besar sehingga cenderung masih mudah ditangani atau diobati.
- Stadium 1. Di tahap ini, sel kanker mulai membesar dibanding stadium awal dan telah tumbuh ke lapisan tengah jaringan usus besar.
- Stadium 2. Dalam stadium ini, sel kanker tumbuh hingga lapisan luar usus besar.
- Stadium 3. Pada tahap ini, sel kanker sudah menyebar ke beberapa area lapisan luar usus besar.
- Stadium 4. Di tahap ini, sel kanker telah tumbuh di lapisan dinding luar usus besar dan menyebar ke organ tubuh yang lain.
Sementara itu penyebab kanker usus besar adalah mutasi genetik yang belum diketahui penyebabnya. Meski begitu ada beberapa faktor yang diduga dapat meningkatkan risiko terjadinya mutasi genetik yang menyebabkan pertumbuhan sel kanker pada usus besar antara lain:
- Berusia lebih dari 50 tahun
- Memiliki riwayat polip usus besar
- Riwayat keluarga pernah menderita kanker usus besar
- Peradangan pada usus besar
- Penyakit diabetes
- Berat badan berlebih atau obesitas
- Punya kebiasaan merokok dan mengonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan
- Pernah melakukan perawatan radioterapi di area perut
- Kurang melakukan aktivitas fisik
- Jarang mengonsumsi makanan berserat
Gejala Kanker Usus Besar
Kanker usus besar biasanya tidak menimbulkan gejala awal. Tapi ada beberapa gejala kanker usus besar yang umum terjadi antara lain:
- Perut kembung dan kram
- Gangguan diare atau sembelit (konstipasi)
- BAB berdarah
- Perubahan bentuk dan warna pada feses
- Berat badan turun drastis tanpa alasan jelas
- Bagi wanita, siklus haid terganggu seperti haid tak teratur hingga nyeri haid berlebih
- Lemas
- Kurang darah atau anemia
Pada stadium lanjut, gejala kanker usus besar dapat meliputi kelelahan, sering merasa BAB tidak tuntas hingga perubahan pada bentuk tinja yang terjadi lebih dari sebulan. Jika kanker telah menyebar ke bagian tubuh lain, gejala yang dapat muncul antara lain:
- Penyakit kuning pada mata atau kulit
- Pembengkakan
- Sulit bernapas
- Sakit kepala kronis
- Pandangan kabur
- Patah tulang
Untuk mendeteksi kanker usus besar, dokter akan melakukan wawancara medis dan pemeriksaan fisik. Sel kanker yang terdeteksi sejak dini tentunya akan lebih mudah ditangani.
Baca Juga: Tawa Terakhir Nurul Qomar Bersama 4 Sekawan Sebelum Meninggal di ICU
Kontributor : Trias Rohmadoni
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik