Suara.com - Seperti fesyen, gaya rambut juga terus berkembang seiring berjalannya waktu. Lantas seperti apa gaya rambut yang akan menjadi tren di kalangan wanita pada tahun 2025?
Hal inilah yang dibahas penata rambut kawakan Rudy Hadisuwarno, di mana menurutnya tahun 2025 akan dipenuhi dengan beragam eksperimen gaya rambut. Namun secara garis besar, gaya rambut zaman dahulu akan kembali menjadi tren. Karena itulah, Rudy dan timnya menamakan gaya rambut itu sebagai timeless atau tidak lekang oleh waktu.
“Tema ‘Timeless’ itu abadi. Kenapa? Karena kami mengambil inspirasi dari tahun-tahun dulu, tahun-tahun 60-an, 70-an, 80-an, yang mana kami olah kembali, kami formulasikan kembali menjadi bisa dipakai untuk masa sekarang, relevan dengan gaya hidup sekarang,” tutur Rudy di tayangan tvOneNews, dilihat pada Kamis (16/1/2025).
“Jadi guntingan pendek tapi nggak pendek sekali, agak gondrong gitu. Kemudian guntingan rambut panjang pas sebahu ada. Kemudian guntingan pendek sekali,” sambungnya.
Berikut ini adalah beberapa gaya rambut “timeless” yang diperkirakan akan kembali menjadi tren di 2025 menurut Rudy Hadisuwarno:
1. Pixie Cut
Melansir situs resmi Rudy Hadisuwarno, jenis guntingan pendek Pixie Cut asimetris bisa menjadi opsi untuk tetap terlihat cantik dan unik di tahun 2025. Guntingan ini mengimplementasikan pola depan dan belakang berbentuk V dan blunt cut pada bagian samping, sehingga memunculkan kesan egdy tetapi tetap modern.
2. Hush Cut
Guntingan medium jenis Hush Cut dapat memunculkan kesan chic yang effortless lantaran finishing-nya yang sederhana. Hush Cut memiliki pola square yang unik dan disebut sesuai dengan karakter dan bentuk wajah orang Indonesia.
Baca Juga: Lagi Tren! 7 Potret Idol K-Pop Wanita dengan Model Gaya Rambut Bob Pendek
3. Long Hair Cut
Rudy Hadisuwarno juga menyarankan gaya rambut panjang tanpa layer yang memadukan beberapa teknik guntingan, seperti graduation dan reverse graduation, serta deep point cutting, yang dapat memberikan volume alami dan struktur tegas pada pemilik gaya rambut.
“Bisa juga ada yang sekarang mengatakan butterfly, semacam itu,” tutur Rudy menambahkan.
Selain itu, gaya rambut pendek ala comma hair pada pria atau rambut disanggul juga dapat menjadi alternatif di tahun 2025. Rudy juga meminta publik untuk lebih memerhatikan kesehatan dan perawatan rambut, terutama karena dipengaruhi oleh perubahan cuaca ekstrem serta polusi udara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Toyota Pamerkan Land Cruiser Hybrid dan GAZOO Racing Terbaru di GIIAS 2026
-
Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa
-
Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!
-
Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat
-
Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed
-
Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!
-
Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun
-
Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste
-
Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten
-
Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik