Suara.com - Ibu hamil di Indonesia tak lepas dari berbagai anjuran yang datangnya dari beragam sumber. Salah satunya, anjuran makan kacang hijau agar rambut anak lebat ketika lahir. Apakah ini fakta atau sekadar mitos belaka?
Anjuran makan kacang saat hamil juga sampai ke telinga Nikita Willy, lho. Ia bahkan mengaku sampai dimarahi sang ibu, Yora Febrina, lantaran rambut anaknya tipis diduga karena tak rajin makan kacang hijau selama hamil.
"Waktu saya hamil, saya jarang minum kacang hijau. Terus, anak saya lahir, rambutnya tipis. Nah terus adik saya hamil banyak minum kacang hijau, anaknya lahir rambutnya banyak. Jadi saya dimarah-marahin," cerita Nikita Willy dalam konten Mom's Corner, dilansir pada Senin (20/1/2025).
Lantas, benarkah makan kacang hijau saat hamil akan membuat rambut anak lebat? Simak penjelasan Dokter Spesialias Obstetri dan Ginekologi, Sandy Prasetyo, berikut ini.
Makan Kacang Hijau saat Hamil Bikin Rambut Anak Lebat, Mitos atau Fakta?
Cerita anak Nikita Willy lahir dengan rambut tipis diduga karena tak rajin makan kacang hijau membuat Yora Febrina titip pertanyaan kepada Dokter Sandy Prasetyo. Ibu Nikita Willy ingin tahu, apakah itu mitos atau fakta.
"Ini ada pertanyaan titipan dari mamah saya. Pertanyaan dari ibu-ibu, ya. Mitos atau fakta, kalau orang dulu bilang ibu hamil harus banyak makan kacang hijau supaya anaknya rambutnya lebat," tanya Nikita Willy.
Menanggapi pertanyaan ini, Dokter Sandy Prasetyo langsung membeberkan fakta yang sebenarnya. Ia menegaskan bahwa itu semua hanyalah mitos. Lebat atau tidaknya rambut anak ternyata ditentukan oleh genetik orang tuanya.
"Kacang hijau enggak bikin rambutnya banyak. Kalau emang bapak (dan) ibunya rambutnya banyak, mungkin anaknya akan banyak juga," tegas Dokter Sandy Prasetyo.
Baca Juga: Nikita Willy Sudah Bersila Kurang dari Sebulan Melahirkan, Seperti Apa Posisi Duduk yang Dianjurkan?
Penjelasan Dokter Sandy Prasetyo dalam segmen Mom's Corner YouTube Nikita Willy Official belakangan jadi viral usai dibagikan ulang oleh akun TikTok parenting.hebat. Beragam komentar diberikan netizen atas penjelasan tersebut.
"Mitos nih, aku selama hamil jarang banget makan kacang ijo tapi anakku lahir rambutnya item dan lebat banget. Lebih percaya kekuatan gen ayah dan ibunya sih," tutur netizen senada dengan penjelasan Dokter Sandy Prasetyo. "Gue sampai enek banget dibeliin bubur kacang ijo. Pas keluar anaknya gak lebat juga noh," sahut yang lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan