Suara.com - Meat & Livestock Australia (MLA) kembali hadir dalam Program Intimate Dinner dan Butchery and Cooking Competition, di Semarang, Jawa Tengah. Berkolaborasi dengan Trade and Investment Queensland (TIQ), kompetisi ini telah menjadi platform utama untuk menampilkan bakat chef Indonesia dan memperdalam pengetahuan mereka tentang dunia daging sapi Australia. Acara ini juga didukung oleh Subur Arta Utama sebagai salah satu importir di Indonesia.
Intimate Dinner yang diselenggarakan 21 Januari di Wishbone Bar. Executive Chef dari restoran Wishbone Bar menggunakan beberapa potongan dari daging sapi Australia “Darling Downs”, yang dipadukan dengan Australian wine.
Acara dilanjutkan dengan Butchery and Cooking Competition, yang diselenggarakan di Hotel Padma pada 22 Januari, dan diikuti oleh para chef professional Semarang dan Solo. Kompetisi ini memberikan kesempatan bagi chef profesional untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan mengenai kualitas dan keragaman potongan daging sapi Australia yang memenuhi standar halal, yang tidak hanya menjamin keamanan, tetapi juga keunggulan nutrisi. Kompetisi ini diharapkan juga juga menginspirasi chef untuk bisa meningkatkan kreatifitas dalam memasak daging sapi Australia.
Chief Representative MLA Indonesia, Christian Haryanto mengatakan bahwa acara ini telah menginspirasinya.
"Kami ingin memberikan kesempatan kepada chef profesional Indonesia untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang berbagai potongan daging sapi yang dapat diolah melalui berbagai metode memasak, karena kami melihat bahwa Indonesia memiliki banyak potensi baik dalam hal bakat maupun industri. Hal ini dapat bermanfaat bagi talenta dan industri sebagai wadah mereka untuk memberikan produk berkualitas kepada konsumen sambil mempelajari daging sapi Australia yang terbaik," katanya.
Sementara itu, Queensland Trade and Investment Commissioner, Indonesia – International Operations, Boyd Whalan mengatakan senang meluncurkan kampanye promosi daging sapi Queensland di Semarang.
Queensland merupakan negara bagian penghasil sapi terbesar di Australia, dengan hampir 50 persen dari total sapi Australia dan berasal dari 13.000 peternakan. Industri daging sapi dari negeri ini bernilai AUD 7,1 miliar per tahun dan telah diekspor ke 60 negara.
"Kami berkomitmen untuk memenuhi harapan konsumen, menjunjung prinsip keberlanjutan, dan ketelusuran. Daging sapi Queensland diproduksi dengan standar ketat, menjamin kualitas dan keamanan, serta dapat dilacak kembali ke peternakan asalnya. Peternakan di Queensland telah berinvestasi dalam teknologi ramah lingkungan untuk menjaga keseimbangan ekosistem," kata Whalan.
Sementara itu, Alexander Hansen, Direktur Utama PT Subur Arta Utama mengatakan, bertemu dengan para profesional di bidang kulinari membuatnya bisa saling berbagi ilmu, pengetahuan dan pengalaman, dan empererat hubungan yang sudah terjalin.
Baca Juga: Bayaran Chef Pribadi Inul Daratista, Tak Kalah dengan Koki Nikita Willy?
"Kami berharap, acara ini dapat memberikan dampak positif bagi para peserta dan tamu undangan, dan tentunya dapat hal serupa juga dapat dilakukan di kota-kota besar lainnya," katanya.
Total hadiah untuk para pemenang di acara Butchery and Cooking Competition sebesar Rp10 juta, yaitu Juara 1 mendapatkan Rp5 juta, Juara 2 Rp3 juta, dan Juara 3 Rp2 juta. Setiap juara juga mendapatkan medali dan piala.
Penilaian kompetisi ini meliputi beberapa kriteria, termasuk rasa, yang merupakan 50% dari poin penilaian, kemudian presentasi, persiapan profesional, kebersihan dan sisa makanan, mise-en-place dan metode kerja, serta pelayanan.
Berita Terkait
-
Pemerintah Jamin Stok Pangan saat Imlek Hingga Lebaran Aman, Kecuali Daging Sapi
-
Resep Rendang Daging Sapi Sederhana: Cocok untuk Pemula
-
Apakah Makan Daging Sapi Menyebabkan Darah Tinggi? Jangan Salah, Ini Faktanya!
-
10 Pantangan Setelah Makan Daging Sapi dan Kambing, Jangan Minum Es Teh!
-
Cara Memasak Rendang Daging Sapi Agar Cepat Empuk Metode 5-30-7, Dijamin Anti Alot!
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Permudah Transaksi Mahasiswa Indonesia di Hong Kong, BNI Perluas Ekosistem Keuangan Digital
-
Digerebek di Denpasar, Pria Ini Simpan Ekstasi dan 5 Senpi Rakitan di Ruang Tamu
-
Starting XI Timnas Indonesia vs Vietnam: Mitchell Baker Juru Gedor, Thom Haye Kunci
-
Bukan Pagar Malnya yang Salah, Diamnya Manajemen Dinilai Bikin Geram
-
Bobby Nasution: Sumut Siap Jadi Pusat Fashion Indonesia Lewat Wastra
-
Lapas Jadi Markas Penipuan Online, Polda Jatim Bongkar Sindikat Emas Palsu
-
Pembangunan RS Regional di Gowa Dekatkan Layanan Kesehatan di Wilayah Pegunungan
-
Jinakkan El Nino Pakai Garam Laut: Ide Brilian atau Malapetaka Baru?
-
Bahlil Buka Suara Soal Ekspor Mineral Tertahan, Kandungan Logam Tanah Jarang Jadi Sorotan
-
Erick Thohir Ketok Palu: Pemilihan Ketum PSSI Resmi Mundur ke Juli 2027, Ini Alasannya