Suara.com - Kabar tidak menyenangkan datang dari pemain sinetron Glenn Alinskie. Suami dari Chelsea Olivia ini dikabarkan baru saja masuk rumah sakit untuk kedua kalinya di bulan yang sama lantaran mengalami hipertrofi konka atau turbinate hypertrophy. Hal ini membuat Glenn Alinskie harus menjalani operasi.
Lewat postingan di Instagram pribadinya, Chelsea Olivia dan Glenn Alinskie membagikan momen kebersamaan mereka saat menghadapi cobaan yang tengah dihadapi Glenn tersebut. Pria berusia 36 tahun ini menjelaskan bahwa operasi ia lakukan berjalan dengan sukses.
"Terima kasih banyak atas semua harapan dan doa baiknya. Sekadar ingin mengatakan operasi berjalan lancar dan sukses. Terima kasih dr. Ricky Yue (THT) dan dr. Margaretha (internis) dan semua orang di RSPI Puri Indah yang terlibat, kalian memang perpanjangan tangan dan karya Tuhan," ujar Glenn Alinskie.
Bagi yang penasaran dengan hipertrofi konka yang diderita Glenn Alinskie sampai harus dioperasi, berikut penjelasan lengkapnya!
Penyebab Hipertrofi Konka
Sebelum membahas tentang hipertrofi konka, perlu diketahui terlebih dahulu bahwa konka atau nama lainnya inferior turbinate adalah struktur lekukan yang terdapat pada bagian lateral atau sisi hidung bagian dalam yang dilapisi oleh mukosa. Konka berfungsi untuk melindungi hidung dengan mengatur temperatur serta kelembapan udara yang masuk saat kita bernapas.
Dilansir dari laman EMC Healthcare, hipertrofi konka atau pembesaran konka dapat disebabkan oleh rinitis alergi atau rinitis non-alergi. Faktor lingkungan juga dapat menjadi penyebab pembengkakan pada konka.
Gejala Hipertrofi Konka
Beberapa gejala yang dialami pasien hipertrofi konka, antara lain:
Baca Juga: Usai Temani Ayah Periksa Jantung di Malaysia, Chelsea Olivia Pulang dengan Napas Lega
- Napas yang tersumbat.
- Nyeri di bagian pangkal hidung atau wajah bagian tengah.
- Nyeri kepala yang menyerupai migrain.
- Rasa tekanan pada dahi.
- Pilek berkepanjangan.
- Gejala alergi hidung (bersin berulang, hidung gatal, mata berair dan gatal).
- Terasa ada ingus yang sulit dikeluarkan.
- Mudah timbul perdarahan di hidung (mimisan) akibat membuang ingus terlalu keras.
- Tidur mendengkur atau dengan mulut terbuka.
Pengobatan Hipertrofi Konka
Ada dua pengobatan yang dapat dilakukan untuk mengatasi hipertrofi konka, yakni pengobatan medikamentosa atau dengan tindakan operatif. Pengobatan medikamentosa dilakukan dengan memberikan obat-obatan oleh dokter untuk mengatasi faktor sumbatan hidung dengan cara memperkecil ukuran konka dengan pemberian dekongestan topikal.
Beberapa obat-obatan yang dapat diberikan antara lain antihistamin, dekongestan, kortikosteroid, sel mast stabilizer, serta imunoterapi.
Sedangkan pada kasus hipertrofi konka yang sudah cukup parah yakni dengan kondisi jaringan ikat telah terbentuk akibat inflamasi (peradangan) kronik yang tidak lagi mempan dengan obat-obatan setelah dua bulan pengobatan, maka prosedur operasi dapat menjadi pilihan. Tindakan operasi dilakukan dengan redueksi konka menggunakan tekhnologi radiofrekuensi.
Kontributor : Rizky Melinda
Berita Terkait
-
Glenn Alinskie Jalani Operasi, Chelsea Olivia Setia Mendampingi Suami di Rumah Sakit
-
3 Pasangan Artis Rayakan Natal di Luar Negeri, Chelsea Olivia ke Beijing dan Nana Mirdad di Inggris!
-
Deretan Artis yang Menikah dengan Cinta Pertama, Jessica Jane dan Erwin Phang OTW Nyusul!
-
Usai Temani Ayah Periksa Jantung di Malaysia, Chelsea Olivia Pulang dengan Napas Lega
-
Fotonya Lagi Ditidur Diposting Glenn Alinskie, Chelsea Olivia Langsung Kasih Ancaman Ini
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Ayam Goreng Kian Beragam, Ini Tren Rasa yang Bertahan Lebih dari Satu Dekade
-
Tren Baru Cat Parents Biar Anabul Panjang Umur
-
Mau Kuliah di Kampus Top Luar Negeri? 4 Strategi Susun Portofolio untuk Raih Beasiswa Impian
-
Air Bersih Belum Tentu Aman? Mengapa Keluarga Modern Kini Lebih Selektif Memilih Air Minum
-
Healing Maksimal di Negeri Naga Guntur: 5 Pengalaman Wellness di Bhutan yang Wajib Dicoba
-
Bagaimana Cara Dapat Kompensasi Pemadaman Listrik PLN?
-
5 Cara Selamatkan ASIP di Freezer saat Listrik Padam Berjam-jam, agar Tak Terbuang Sia-Sia
-
Gaya Bohemian Kembali Jadi Tren, Sandal Kasual Naik Kelas Lewat Kolaborasi Fashion
-
Kenapa Akhir-Akhir Ini Sering Mati Listrik? Ini Jawaban PLN
-
Kenapa PLN Melakukan Pemadaman Listrik? Ini 5 Alasannya